Warga Tuban Ditangkap Karena Produksi Senjata Api untuk KKB Papua

kabartuban.com – Seorang warga asal Dusun Tirogo, Jatirogo, Kabupaten Tuban, bernama Pujiono, kini harus mendekam di balik jeruji besi. Ia ditangkap bersama dua rekannya karena terlibat dalam pembuatan senjata api ilegal yang akan dikirim ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Pujiono tak sendirian dalam menjalankan aksinya. Ia bekerja sama dengan Teguh Wiyono, warga Kelurahan Karangpacar, Bojonegoro, serta Mohammad Kamaludin, warga Dusun Gempol, Sukosewu, Bojonegoro. Dalam jaringan ini, Pujiono bertugas membuat popor senjata, sementara Mohammad Kamaludin menjadi operator mesin perakitan senpi, dan Teguh Wiyono berperan sebagai pemasok sekaligus distributor.

Ketiganya ditangkap pada Sabtu (8/3/2025) oleh tim gabungan Polda Jawa Timur dan Satgas Khusus Mabes Polri. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang menjerat Yuni Enumbi di Kampung Ampas Km 76, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Dalam penggerebekan yang dilakukan di sebuah rumah di Bojonegoro, polisi menemukan berbagai barang bukti, termasuk mesin bubut, alat las, serta peralatan lain untuk merakit senjata api. Kapolda Jawa Timur, Komjen Imam Sugianto, dalam konferensi persnya, mengungkapkan bahwa para tersangka telah memproduksi enam pucuk senjata api dan 882 butir amunisi.

“Dari tangan para pelaku, kami mengamankan total 982 butir amunisi dengan berbagai kaliber, lima pucuk senjata rakitan—dua laras panjang dan tiga laras pendek—serta satu unit mobil pikap Suzuki yang digunakan dalam operasional mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Komjen Imam menjelaskan bahwa para tersangka menggunakan metode unik untuk mengirimkan senjata api tersebut ke Papua. Mereka menyembunyikan senjata dalam wadah mesin kompresor yang telah dimodifikasi. Setelah dipotong dan dibagi dalam beberapa bagian, senjata dan amunisi diselundupkan menggunakan jasa ekspedisi.

Kini, Pujiono dan dua rekannya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum atas keterlibatan mereka dalam peredaran senjata ilegal yang mengancam keamanan negara. (fah)

Populer Minggu Ini

Tronton Bebas Melintas di Jalan Kecil Kerek, Warga: Ini Bukan Kelasnya!

kabartuban.com - Aktivitas truk tronton pengangkut jagung yang melintas...

DPRD Tuban Dalami Dugaan Pungli dan Jalur Cepat Masuk Kerja di TBBM Jenu

kabartuban.com - Dugaan praktik jual beli akses pekerjaan di...

Kerja Luar Negeri Jadi Pilihan Utama, Jumlah PMI Tuban Terus Bertambah

kabartuban.com - Pergeseran pola pikir masyarakat dalam mencari pekerjaan...

DPRD Tuban Beri Waktu 7 Hari, Masalah LPG 3 Kg Harus Tuntas

kabartuban.com – Polemik kelangkaan dan mahalnya tabung gas LPG...

“Jaga Dapur MBG” Diluncurkan di Tuban, Negara Libatkan Warga Awasi Dapur Makan Gratis

kabartuban.com - Pemerintah mulai memperketat pengawasan program Makan Bergizi...

Artikel Terkait