kabartuban.com – Kebakaran hebat merenggut nyawa seorang lansia di Dusun Panjunan, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Selasa (dini hari). Korban diketahui bernama Kabul Raharjo (75), warga setempat yang selama ini tinggal seorang diri di rumahnya.
Api melalap rumah sederhana milik Kabul sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kobaran api berhasil dipadamkan, tubuh korban ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya yang telah rata dengan tanah. Kondisinya mengenaskan.
Diva, cucu korban, mengaku terpukul mendengar kabar tersebut. Ia tidak menyangka malam terakhir kebersamaannya dengan sang kakek berujung tragedi.
“Semalam saya masih menemani kakek sampai larut. Tidak terpikir sama sekali akan terjadi kebakaran. Saya dapat kabar rumah kakek terbakar dan langsung ke lokasi,” ujar Diva dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Diva, api cepat membesar dan melahap seluruh bangunan. Ia tidak mampu berbuat banyak karena kobaran api sudah menjulang tinggi, meski kondisi cuaca sebelumnya dingin usai diguyur hujan seharian.
“Kakek tinggal sendiri. Seandainya saya tidak pulang malam itu, mungkin ceritanya berbeda,” ucapnya lirih.
Mendapat laporan kejadian, Pemerintah Desa Tasikmadu segera menghubungi Polsek Palang dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban. Dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam karena besarnya api.
Kapolsek Palang, AKP Wakhid Nurcahyo, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Korban berada seorang diri di dalam rumah saat kebakaran terjadi. Jenazah telah dievakuasi ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Diketahui, rumah Kabul Raharjo menyimpan berbagai barang antik bernilai tinggi, mulai dari perabot kayu lawas, meja kayu kuno, hingga sepeda ontel tua. Seluruh koleksi tersebut hangus terbakar.
Hingga kini, Tim Inafis Satreskrim Polres Tuban masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp500 juta. (fah)
