kabartuban.com – Seorang perempuan berinisial YF (35), warga Kabupaten Tuban, harus berurusan dengan polisi setelah diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu. Mantan perias artis itu ditangkap Satreskoba Polres Tuban saat menyimpan puluhan paket sabu di dalam kotak kosmetik miliknya.
Penangkapan terhadap YF menjadi salah satu pengungkapan kasus narkoba yang menonjol dalam Operasi Pekat yang digelar Polres Tuban selama bulan Ramadan.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan paket sabu dengan berat bersih 13,73 gram. Seluruh barang haram tersebut disimpan pelaku di dalam kotak kosmetik .
Selain pernah bekerja sebagai ladies companion atau pemandu karaoke, YF juga diketahui memiliki pekerjaan sampingan sebagai tukang make up.
Kapolres Tuban AKBP Alaiddin mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari Operasi Pekat yang digelar selama 12 hari, mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026.
“Dalam operasi selama 12 hari itu, kami berhasil melampaui target operasi yang ditentukan Polda Jatim sebanyak tujuh kasus,” ujar Alaiddin saat konferensi pers, Kamis (12/3/2026).
Di tempat yang sama, kasat Narkoba polres Tuban AKP Harjo mengatakan bahwa Tak hanya YF yang berhasil diamankan, pihaknya juga berhasil menangkap satu tersangka lain berinisial AW (39), warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. AW diduga turut berperan sebagai pengedar sabu.
“Dari tangan AW, kami menyita 25 paket sabu dengan berat bersih 3,25 gram, pelaku berhasil kita amankan saat berada di rumahnya,”
Pria kelahiran Bojonegoro itu menambahkan bahwa barang-barang haram itu didapatkan tersangka dari Surabaya, namun barang tersebut belum sampai di edarkan oleh kedua pelaku.
“Menurut keterangan dalam pemeriksaan sementara, pelaku baru melakukan kali ini,”ungkap Harjo
Secara keseluruhan, selama Operasi Pekat tersebut, Polres Tuban berhasil mengungkap 55 kasus dengan total 58 tersangka.
Selain narkotika, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain, di antaranya satu unit timbangan elektrik, satu unit mobil Honda Brio berwarna merah, serta empat unit telepon genggam milik para tersangka.
Polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan para pelaku. (fah)
