Sempat Gegerkan Tuban, Kasus Ojol Tewas di Depan Proyek Sekolah Rakyat Kini Berakhir Damai

kabartuban.com – Kasus kecelakaan maut yang merenggut nyawa pengemudi ojek online (ojol) Moch. Iqbal Firmansyah di depan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Tuban kini memasuki babak akhir. Setelah sempat memicu gelombang solidaritas dari komunitas ojol dan menjadi perhatian publik, perkara tersebut dikabarkan telah berujung pada kesepakatan damai.

Penyelesaian kasus yang terjadi di Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban itu disebut mengarah pada mekanisme restorative justice (RJ) atau penyelesaian perkara melalui pendekatan perdamaian antar pihak.

Mantan Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, membenarkan adanya kesepakatan yang telah dicapai dalam penanganan kasus tersebut.

“Sudah ada kesepakatan damai. Proses RJ, mas,” ujar Eko saat dikonfirmasi.

Meski demikian, perwira yang kini menjabat sebagai Kapolsek Grabagan itu tidak menjelaskan lebih rinci mengenai isi kesepakatan maupun pihak-pihak yang terlibat dalam proses perdamaian tersebut.

Sebelumnya Telah di beritakan, kecelakaan yang menewaskan Moch. Iqbal Firmansyah sempat menyita perhatian masyarakat Tuban. Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 11 Mei 2026, di depan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Korban diduga mengalami kecelakaan setelah melintas di ruas jalan yang bergelombang akibat bekas pekerjaan pemasangan pipa yang berkaitan dengan proyek pembangunan sekolah tersebut.

Saat kejadian, muncul dugaan bahwa penanda keselamatan dan peringatan di area pekerjaan jalan belum terpasang secara maksimal, terutama pada malam hari. Kondisi itu kemudian memunculkan berbagai pertanyaan terkait aspek keselamatan kerja di sekitar proyek.

Kematian Iqbal tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga memantik reaksi luas dari komunitas pengemudi ojol di Tuban. Ratusan driver sempat menggelar aksi solidaritas dan doa bersama di lokasi kejadian pada Rabu, 13 Mei 2026.

Duka keluarga semakin bertambah setelah ayah almarhum dikabarkan meninggal dunia pada Rabu dini hari, 20 Mei 2026, sekitar pukul 00.20 WIB. Kepergian sang ayah menambah pilu keluarga yang saat itu masih berusaha tegar menghadapi kehilangan Iqbal, yang dikenal sebagai salah satu tulang punggung keluarga.

Kini, setelah lebih dari sebulan bergulir, penanganan kasus tersebut disebut telah menemukan titik temu melalui jalur restorative justice. Meski proses hukum belum sepenuhnya terungkap ke publik, langkah perdamaian ini menjadi perkembangan terbaru dalam kasus yang sempat menjadi sorotan masyarakat Tuban. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya