kabartuban.com – Warga pesisir Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di perairan Laut Jawa, tepatnya di sebelah utara PPI Bulu, Senin (22/6/2026) sore.
Jasad tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi mengapung di laut. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian yang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan.
Kasi Humas polres Tuban IPTU Siswanto mengatakan bahwa Berdasarkan keterangan saksi Sarwi (56), warga Desa Bulojowo, Kecamatan Bancar, jasad pria itu terlihat mengapung dan terbawa arus hingga menabrak batu pemecah ombak di sekitar pelabuhan. Benturan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka di bagian kepala.
“Korban diketahui mengapung di laut dan sempat menabrak batu-batu pembatas pelabuhan. Setelah itu warga bersama-sama mengevakuasi jasad ke daratan,” ujar Siswanto
Karena tidak ada seorang pun warga yang mengenali identitas korban, petugas kemudian membawa jenazah ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta upaya identifikasi.
Lebih lanjut Siswanto menyatakan, bahwa hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui dan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul korban.
“telah ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia dan mengapung di perairan utara PPI Bulu. Saat ditemukan korban tidak membawa identitas sehingga proses identifikasi masih dilakukan oleh petugas. Jenazah sudah dievakuasi ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Siswanto.
Sementara itu, kasus penemuan mayat tersebut saat ini masih dalam penanganan Polsek Bancar bersama jajaran Polres Tuban. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda tindak pidana di lokasi kejadian, namun penyelidikan tetap dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti korban berada di tengah laut sebelum ditemukan meninggal dunia. (fah)
