kabartuban.com – Di tengah pesatnya investasi sektor energi di Kabupaten Tuban, PT Sumber Aneka Gas (SAG) menunjukkan komitmen yang berbeda. Perusahaan pengolahan gas bumi tersebut tidak hanya memenuhi kewajiban administrasi Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas (Andalalin), tetapi juga menyediakan bank garansi sebagai jaminan perbaikan jalan apabila aktivitas operasionalnya berdampak pada infrastruktur yang dilalui armada perusahaan.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban. Pemerintah daerah menilai komitmen PT SAG menjadi contoh nyata bahwa investasi dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap fasilitas publik.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) DLHP Tuban, Yuli Imam Isdarmawan, mengatakan penyediaan bank garansi merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan yang digunakan masyarakat.
“Komitmen seperti ini yang kami harapkan dari setiap pelaku usaha. PT SAG tidak hanya berinvestasi untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang setiap hari menggunakan ruas jalan tersebut,” ujarnya.
Menurut Imam, keberadaan bank garansi memberikan kepastian bahwa apabila terjadi kerusakan jalan akibat aktivitas operasional perusahaan, perbaikannya dapat segera dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menilai langkah tersebut membuktikan bahwa pertumbuhan industri tidak harus mengorbankan kepentingan masyarakat maupun kualitas infrastruktur daerah.
“Hubungan yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dibangun melalui tanggung jawab. Apa yang dilakukan PT SAG menjadi contoh sinergi yang baik agar investasi tetap tumbuh tanpa mengabaikan infrastruktur publik,” tambahnya.
PT SAG sendiri baru diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, pada 25 Juni 2026. Fasilitas Mini Liquefied Natural Gas (LNG) yang berlokasi di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, itu diproyeksikan menjadi salah satu penopang transisi energi nasional sekaligus pemasok energi bersih bagi sektor industri.
Pabrik tersebut memiliki kapasitas pengolahan gas bumi hingga 15 MMSCFD yang dipasok dari Lapangan Sumber 1-A milik PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ). Pasokan gas dari lapangan tersebut diproyeksikan tersedia hingga tahun 2036.
Dalam satu tahun, fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi sekitar 55.300 ton LNG, 9.800 ton LPG, serta 19.600 barel kondensat. PT SAG juga dilengkapi fasilitas Compressed Natural Gas (CNG) berkapasitas 6 MMSCFD untuk mendukung kebutuhan energi domestik.
DLHP Tuban berharap komitmen yang ditunjukkan PT SAG dapat menjadi standar baru bagi perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Tuban, sehingga investasi yang masuk tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga ikut menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan masyarakat. (fah)
