kabartuban.com – Suasana sore di pesisir Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, mendadak geger. Warga dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh manusia di tepi laut, tepat di belakang rumah warga, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Potongan tubuh yang ditemukan berupa kaki kanan yang terputus pada bagian betis. Kondisinya sudah membusuk dengan warna cokelat keputihan, diduga akibat cukup lama terpapar air laut.
Hingga kini, belum diketahui siapa pemilik kaki tersebut maupun bagaimana bagian tubuh manusia itu bisa berada di tepi laut Desa Kradenan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usulnya.
Penemuan bermula ketika Wahyu Nur Rohman sedang bekerja di tempat budidaya benur milik Sulton yang berada di sekitar lokasi.
Saat berada di bagian belakang rumah milik Sujono, Dusun Demari RT 005/RW 003, Desa Kradenan, Wahyu melihat sebuah benda tergeletak di atas pasir tepi laut.
Semula benda tersebut belum diketahui sebagai bagian tubuh manusia. Namun, setelah diperhatikan lebih dekat, Wahyu menyadari bahwa benda itu merupakan potongan kaki manusia sebelah kanan.
Wahyu kemudian melaporkan temuan tersebut kepada ketua RT setempat. Laporan itu diteruskan ke Polsek Palang.
Petugas Polsek Palang bersama Pamapta Polresta Tuban, piket Reskrim Polresta Tuban, dan piket Inafis Polresta Tuban kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Kasi Humas Polresta Tuban, IPTU Mohammad Iksan, membenarkan penemuan tersebut.
“Diketahui benar adanya potongan kaki sebelah kanan yang terpotong pada bagian betis,” kata Iksan.
Petugas melakukan pemeriksaan awal di lokasi sebelum mengamankan potongan kaki tersebut sebagai barang bukti.
Bagian tubuh itu kemudian dibawa ke RSUD dr. R. Koesma Tuban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna membantu proses penyelidikan dan mengungkap identitas pemiliknya.
Polisi hingga kini belum menemukan titik terang mengenai siapa pemilik potongan kaki tersebut.
Selain meminta keterangan Wahyu Nur Rohman sebagai saksi yang pertama kali menemukan, polisi juga memeriksa Edi Zoannes dan Sumarto.
Penemuan potongan kaki di kawasan pesisir tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan. Polisi masih berupaya mengungkap dari mana bagian tubuh itu berasal dan bagaimana bisa sampai berada di tepi laut Desa Kradenan.
Kasi Humas Polresta Tuban IPTU Mohammad Iksan mengatakan perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Untuk korban maupun terlapor masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi serta melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, satu barang bukti berupa potongan kaki manusia sebelah kanan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Identitas pemilik dan rangkaian peristiwa di balik temuan tersebut hingga kini masih menjadi misteri. (fah)
