kabartuban.com – Hujan lebat disertai angin puting beliung melanda Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, pada Minggu (1/2/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB dan mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, serta sejumlah pohon tumbang.
Camat Widang, Suwarsono, menyampaikan bahwa angin puting beliung menerjang wilayah Desa Tegalrejo saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung. Terjangan angin kencang tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga, baik rusak berat maupun rusak ringan.
“Akibat kejadian tersebut, tercatat sebanyak 30 rumah mengalami kerusakan berat dan 24 rumah mengalami kerusakan ringan. Selain itu, sekitar 15 pohon dilaporkan tumbang,” jelasnya.
Beruntung, dalam peristiwa bencana alam tersebut tidak terdapat korban jiwa. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan lanjutan di lokasi kejadian, sementara kerugian material masih dalam tahap estimasi.
“Berdasarkan laporan sementara, total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta”
Petugas yang mendatangi lokasi kejadian antara lain unsur Trantib Kecamatan Widang, Kepala Desa Tegalrejo, serta perangkat desa setempat. Mereka bersama warga melakukan penanganan awal, termasuk membersihkan pohon tumbang dan membantu warga yang rumahnya terdampak.
Kepala Desa Tegalrejo, Muhajirin Sultoni, membenarkan adanya kejadian angin puting beliung tersebut. Ia mengatakan bahwa kerusakan rumah warga sebagian besar terjadi pada bagian atap.
“kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung tidak lama. Namun dampaknya cukup terasa, karena banyak rumah warga yang rusak, rata-rata di bagian atap,” ujar Muhajirin.
Muhajirin juga menyampaikan bahwa peristiwa angin puting beliung ini merupakan kejadian pertama kali yang dialami Desa Tegalrejo. Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.
“Tidak ada korban jiwa, alhamdulillah. Tapi kami berharap ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban warga yang terdampak, terutama yang rumahnya rusak berat,” pungkasnya. (fah)
