Anti Bullying, Kepsek SMAN 1 Yakin Siswanya Berperilaku Baik

97
Kepala Sekolah SMAN 1 Tuban

kabartuban.com – SMA Negeri 1 Tuban telah bentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 46 Tahun 2023 sebagai upaya antisipasi terhadap kasus kekerasan dan bullying yang sedang marak terjadi di kalangan pelajar.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Wiwik Widowati selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tuban, pembentukan TPPK ini sudah dilakukan sejak awal tahun ajaran baru 2023/2024 dan beranggotakan tenaga-tenaga pendidik dari sekolah tersebut yang langsung dipimpin oleh Wiwik sendiri.

“Semua diwajibkan untuk membentuk. Saya sosialisasi di Malang, sejak tahun kemarin, awal tahun ajaran. Itu timnya loh ya, yang kita bentuk itu, tapi kalau penanganan masalah kekerasan ataupun masalah yang ada di sekolah itu ada BK, itu BK saja sudah cukup kok,” kata Wiwik, Jum’at (08/03/2024).

Di samping itu, Wiwik mengungkapkan bahwa sosialisasi juga kerap dilakukan oleh Polres untuk edukasi pencegahan tindak kekerasan dan bullying di sekolah tersebut. Hal ini biasanya disampaikan ketika upacara bendera kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Tuban.

Sebagai sekolah yang memiliki seleksi ketat terhadap penerimaan peserta didik baru, Wiwik dengan yakin mengatakan SMA Negeri 1 Tuban memiliki siswa-siswi dengan perilaku baik sehingga kasus kekerasan dan bullying yang serius belum pernah terjadi di sana sebelumnya.

Namun begitu, seandainya terjadi kasus serupa di sekolah tersebut, disampaikan olehnya bahwa tidak ada hukuman yang berarti bagi pelaku karena memang sekolahan tidak diperkenankan untuk memberikan hukuman. Hanya saja, jika kasus tersebut benar terjadi, akan dilakukan pembinaan dan pendampingan oleh TPPK baik untuk pelaku maupun korban.

“Karena kita itu kan di ranah pendidikan, kita itu guru tidak hanya mengajar, tapi mendidik, mengarahkan sehingga nanti tercipta lingkungan sekolah yang menyenangkan,” pungkas Wiwik. (za/zum)

/