Antisipasi Kebocoran, JOB PPEJ Gelar Simulasi Bencana

306

jobppejkabartuban.com – Untuk mengantisipasi adanya kebocoran gas industri, akibat kegagalan teknologi. Salah perusahaan minyak Joint Operating Bodi Pertamina – Petrochina East Java (JOB PPEJ), mengelar simulasi penanganan situasi darurat kegagalan teknologi industri untuk warga Dusun Mejeruk, Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel.

Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Wakil Bupatinya Noor Nahar Husain, memuji simulasi penanganan darurat yang dilakukan perusahaan minyak tersebut, dirinya mengungkapkan simulasi ini diharapkan nantinya masyarakat sekitar tau apa yang akan dilakukan jika ada kebocoran.

“Tentu semua berharap tidak akan terjadi bencana, tetapi kita tidak tau kapan bencana datang, simulasi ini sangat penting, agar warga bisa mengambil tindakan saat keadaan darurat” Terang Noor Nahar Husain Wakil Bupati Tuban, saat ditemui awak media (Rabu, 6 Mei 2015).

Sekitar 200 warga Dusun Majeruk turut serta dalam simulasi penanganan bencana tersebut, namun tidak hanya warga sekitar, sejumlah pegawai JOB PPEJ, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Tuban, petugas Kepolisian, TNI serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Tuban, ikut terlibat langsung dalam simulasi tersebut.

Warga sekitar yang mengetahui adanya kebocoran gas industri tersebut, langsung lari berbondong-bondong menuju lapangan terbuka, untuk mencari tempat aman dan mendapatkan masker, 30 menit berselang empat truk milik Kodim Satpol PP serta dua truk milik warga datang untuk melakukan evakuasi sejumlah warga dampak bencana, di titik aman berikutnya yang berada di lapangan Desa Losari, berjarak sekitar 4 kilometer dari lokasi eksplorasi dan eksploitasi PAD C JOB PPEJ.

Lebih lanjut politisi asal PKB tersebut mengungkapkan sejumlah titik evaluasi yang aman telah disiapkan, jika ada kebocoran, ini dirasa langkah awal sebagai antisipasi sebelum dilakukan pengeboran baru.

“Ini langkah yang bagus sebagai antisipasi, karena rencana akan ada kegiatan ekplorasi dan ekspoitasi migas JOB PPEJ di Dusun Majeruk. Dan kita apresiasi Sebelum proses pengeboran sudah dilakukan latihan bagaimana menghadapi kondisi darurat akibat kegagalan teknologi industri”

“Kalau ada simulasi seperti ini, nantinya warga akan mengetahui dan mengungsi, tapi kalau warga tidak tau, jangan-jangan malah akan mencari asal bau tersebut dan berakibat fatal”‎

Ditempat terpisah, Akbar Pradima, Field Admin Superintendent (FAS) JOB PPEJ, menyampaikan pihaknya akan selalu memperhatikan dan mengimplementasikan ketentuan HSE (health, safety, dan environment) secara terus menerus, dibawah arahan SKK Migas.

“Keselamatan warga didaerah operasi, menjadi salah satu prioritas kami, maka dari itu dukungan serta partisipasi masyarakat sangat penting, masyarakat disekitar tambang migas harus terlibat langsung agar tau prosedur tanggap darurat jika ada kejadian yang tidak diinginkan” terangnya.

Dalam kegiatan simulasi tersebut, selain dihadiri Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain, turut hadir pula, Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan, Dandim Tuban Letkol Kav Rahyanto Edy Yunianto, Kasdim Tuban Mayor Tri Djoko, dan Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono. (Pul)