kabartuban.com – Diduga mengantuk, mobil Avanza dengan Nopol W-705-BR yang dikemudikan oleh Ahmad Muhid Muzadi (47), Warga Banjararum Kecamatan Rengel Tuban tabrak empat pelajar, di Jalan Pakah-Soko, tepatnya di Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang Tuban (18/9/2017).
Akibat peristiwa kecelakaan lalulintas tersebut, satu pelajar meninggal dunia (MD) di tempat kejadian perkara (TKP), dan dua pelajar yang mengendarai sepada motor harus dirujuk ke RSUD dr.Koesma Tuban karena mengalami luka parah, serta satu pelajar dirawat di Puskesmas Plumpang.
Seperti yang disampikan Kanit Lakalantas Polres Tuban, Iptu Nungi, peristiwea kecelakaan tersebut bermula saat mobil Avanza yang dikemudikan Ahmad Muhid Muzadi (47) berjalan dari arah timur. Diduga, Ahmad Muhid Muzadi yang berprofesi sebagai perangkat desa ini kehilangan konsentrasi, karena kendaraan yang dikemudikan melaju dan bergerak terlalu ke kanan saat berpapasan.
“Pengeudi Avanza mengantuk dan kehilangan konsentrasi, sementara dari arah berlawanan, ada empat kendaraan bermotor yang beriringan dan tabrakan tidak dapat dihindari,” kata Iptu Nungi (18/9/2017).
Dari peristiwa tersebut, pelajar yang meninggal dunia dilokasi kejadian bernama Srifa Ambami, pelajar asal Desa Maibit, Rengel. Selanjutnya dua pelajar yang dirujuk ke RSUD dr.Koesama Tuban adalah Muh Ridho Ali Mustofa 17 tahun, Pelajar asal dusun Tanggungan Plumpang dan Nuriah Pelajar asal Desa Sumberjo Rengel, dan pelajar yang dirawat di Puskesmas Plumpang adalah Ahmad Aris Abdilah pelajar asal Desa Sumberagung Plumpang.
“Akibat kecelakaan tersebut, Srifa Ambami meninggal di lokasi kejadian, sementara korban lainya luka-luka dan dilarikan ke RSUD dan Puskesmas Plumpang ,” imbuh Nungki.
Sementara itu, Ayuk warga Plumpang, saat dikonfirmasi mengatakan, jika kecelakaan tersebut terjadi cukup cepat, saat itu dirinya baru pulang kerja dan melihat mobil sudah bertabrakan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.
“Saya pulang kerja mas, kendaraan itu menabrak motor dari depan,” kata Ayuk. (Luk)
