Berawal dari Iseng, Hingga Hasilkan Produk yang Banyak Diminati Masyarakat

26
Lilis Mediawati, pebisnis bawang goreng.

kabartuban.com – Berawal dari coba-coba, salah satu guru SMK negeri ini berhasil memproduksi bawang goreng yang banyak diminati masyarakat. Seorang Ibu sekaligus tenaga pendidik ini memulai memproduksi bawang goreng sejak tahun 2020 pada awal-awal pandemi Covid-19.

Pada saat itu, beliau berinisiatif untuk melakukan suatu hal yang bermanfaat dalam mengisi aktifitasnya selama lockdown. Akhirnya timbulah inisiatif untuk membuat bawang goreng. Dalam memulai bisnisnya, beliau membuat bawang goreng yang kemudian dititipkan di toko-toko terdekat.

Banyaknya respon positif dari masyarakat yang kemudian membuat ibu satu anak ini termotivasi dan tetap melanjutkan usahanya hingga berhasil menitipkan produknya di salah satu supermarket terbesar yang ada di Tuban, selain itu beliau juga menitipkan produknya di minimarket-minimarket di Tuban.

“Dari awalnya saya kirim-kirim kok banyak yang suka akhirnya ketagihan dan jadi aktifitas dan rutinitas sehari-hari,” ujar Lilis kepada reporter media ini.

Lilis mengungkapkan bahwa bawang goreng digunakan  sebagai salah satu campuran masakan sehari-hari, oleh karena itu notabennya bawang goreng sudah pasti dicari dan digunakan oleh masyarakat untuk sehari-hari.

“Kenapa saya memilih bawang goreng, karena bawang goreng merupakan salah satu campuran masakan, bakso dan lain-lain yang digunakan untuk sehari-hari, dan pasti akan dicari oleh masyarakat terutama ibu rumah tangga,” tambahnya.

Kelebihan dari produk bawang goreng ini adalah tidak ada yang terbuang mulai dari kulit dan bahan nya.

“Saya memilih bawang goreng ini karena semua bahannya bisa digunakan, mulai dari kulit, bahan dan pennggorenganya semua tidak ada yang dibuang,” katanya.

Selain kemasannya yang menarik bawang goreng ini juga bisa ditemukan di toko-toko kelontong dan supermarket yang ada di Tuban seperti di Bravo, Samudra, dan Alfamart.

“Untuk anak-anak muda dan kaum-kaum milenial, teruslah berinovasi dan berkreasi jangan mematahkan semangat bahwasanya pandemi itu menghentikan kita untuk berkreasi dan berwirausaha, karena apapun bisa terjadi bilamana kita mau berusaha dan impian pasti akan terwujud,” tutupnya.(nat/dil)