kabartuban.com – Sebanyak 890 calon Jamaah Haji (CJH) asal Tuban diberangkatkan oleh Bupati Tuban di komplek Pendopo Krido Manunggal Tuban, Selasa (1/8/2017).
Menurut Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Sahid mengatakan untuk jamaah haji pada Tahun 2017 terbagi atas tiga kloter, yakni kloter 16 dan 17 dan 21. Sedangkan untuk hari ini kloter 16 dan 17 berangkat dari Pendopo Manunggal.
“20 unit bus untuk mengantarkan Jamaah Haji Tuban kloter 16 dan 17, sedangkan sisanya besuk 23 diberangkatkan di kantor Pemkab” ujar Sahid.
Menurutnya, pada tahun ini CHJ tertua adalah Mutiatun (86) dusun Sendang, Desa Sendang, Kecamatan Senori, sedangkan termuda Intan (21) asal Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban kota.
Sementara itu, Anggota DPR RI komisi B Kuswanto yang juga menghadiri mengatakan, setelah menunggu 7 tahun lamanya, alhamdulillah bisa tercapai berangkat haji untuk tahun ini.
“Bapak dan ibu harus bersyukur bisa berangkat, semoga pulang menjadi haji yang Mabrur amin” imbuhnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan media ini, ntuk kuota tahun ini, Indonesia mendapatkan penambahan kuota sebanyak 10 ribu sehingga sekarang sebanyak 221 ribu jamaah untuk Indonesia.
Selain itu, dalam Sambutannya, Bupati Tuban, H. Fathul Huda mengatakan, pihaknya berterima kasih untuk Kemenag Tuban dan pihak-pihak yang mendukung sehingga pelepasan ini bisa berjalan dengan baik.
“Semoga berangkat dan pulang dengan selamat dan mendapat haji yang mabrur,” Sambung Bupati.
Dalam kesempatan itu Bupati Huda berpesan kepada seluruh calon jamaah haji Tuban, jadilah dirimu sendiri, artinya bisa mempertahankan kultur Indonesia, ketika berangkat ke Mekkah akan bertemu dengan karakter yang berbeda-beda.
“Kita bawa karakter jawa ataupun Tuban, dengan membawa budaya santun dan gotong royong yang harus dipertahankan” harap Bupati. (dur)
