Di “Kadali” Auto 2000 Tuban, Konsumen Wadul Ke Balai Wartawan

550
isyanto Warga Desa Tunggulrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban saat menunjukan bukti pembelian dan dokumen leassing yang tandatanganya dipalsukan oleh sales Auto 2000 Tuban.
isyanto Warga Desa Tunggulrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban saat menunjukan bukti pembelian dan dokumen leassing yang tandatanganya dipalsukan oleh sales Auto 2000 Tuban.
Sisyanto Warga Desa Tunggulrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban saat menunjukan bukti pembelian dan dokumen leassing yang tandatanganya dipalsukan oleh sales Auto 2000 Tuban.

kabartuban.com – Masyarakat perlu hati-hati jika ingin membeli kendaraan bermotor, apalagi yang dibeli adalah kendaran roda empat atau mobil. Seperti yang alami oleh Sisyanto Warga Desa Tunggulrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban yang harus menangung beban berat setelah dokumen pembelian di Dealer Resmi Auto 2000 Tuban dipalsukan oleh karyawanya.

“Saya beli cass di Auto 2000 Tuban Jl. Wahidin Sudirohusodo, karena beberapa bulan BPKB tak juga saya terima, akhirnya saya tanya di Dealer Resmi Auto 2000 Tuban, tak taunya ternyata sudah di leassing-kan oleh sales pihak Auto,” Kata Sisyanto di Balai Wartawan Tuban Jl. Pramuka No. 1 Tuban (9/2).

“Karena meresa tidak meleassing-kan dan pihak Auto 2000 Tuban saling lempar tanggungjawab, akhirnya saya sampikan pada publik melalui media agar masyarakat hati-hati membeli mobil di Auto 2000 Tuban,” Lanjut Sisyanto.

Diceritakan, dokumen leassing pembelian kendaran roda empat yang dibeli secara tunai juga tanda tanggan pembeli (suami istri) dipalsukan oleh salas Dealer Resmi Auto 2000 Tuban.

“Pada awal-nya saya percaya saja pada Candra (Sales Dealer Resmi Auto 2000 Tuban.red), berulang kali saya tanya BPKB dia bilang kita disuruh sabar. Saya terkejut setelah ada surat penagihan dari salah satu leassing peringatan keras, dan ketika saya tanyakan Candra katanya pihak leassing yang salah memasukan dokumen” Cerita Sisyanto.

Sisyanto juga mengaku sudah melakukan klarifikasi pada pihak Dealer Resmi Auto 2000 Tuban, tapi apa yang didapat, pihak Dealer sekan-akan lepas tanggan. “Auto 2000 Tuban maunya lepas tangan, dengan dalih sales sudah dikeluarkan dari perusahan tersebut,” Terang Ssyanto.

Sementara Zainul Supervisor Auto 2000 Tuban saat dikonfirmasi bhirawa (9/2) membenarkan hal tersebut, akan tetepi pihak-nya belum bisa memberikan keterangan akan hal itu, karena saat ini kasus tersebut masih didalami oleh perusahan tersebut.

“Iya benar mas, tapi saat ini saya masih training di Jakarta, langsung ke Bu Ajeng saja,” Kata Zainul Supervisor Auto 2000 Tuban saat dikonfirmasi via phonsel-nya. (hud)