Digugat Pegawai Kejaksaan, Tergugat Bawa Bukti Tebon Jagung Ke Pengadilan

IMG03947-20150312-1133
Yuliati (Tergugat), seorang pedagang kopi Asal warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban saat membawa batang jagung kering sebagai bukti kepemilikan tanah yang selama ini digarap oleh keluargan mereka. (Khoirul Huda)

kabartuban.com – Ada pemandangan menarik di Pengadilan Negeri (PN) Tuban, Yuliati, seorang pedagang kopi Asal warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban yang digugat oleh Yuni, seorang Pegawai Bank Pemerintah yang juga istri dari Edi Arifin, seorang Pegawai Kejaksaan Negeri Tuban atas sengekata kasus tanah sekitar 1500 meter persegi yang selama ini sebgian tanah tersebut dibuat Yulianti untuk berdagang.

Pada sidang ke dua ini, tergugat terpaksa membawa batang jagung kering (Tebon.red) sebagai bukti dalam sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Deny Ikhwan SH, MH ini sebagai bukti kepemilikan tanah yang selama ini oleh keluarga mereka untuk kehidupan sehari-hari.

“Almarhum bapak dan keluarga saya kan gak mengerti tentang gimana mensertifikatkan tanah negara (TN), jadi buktinya ya hanya tebon-tebon jagong yang sering saya tanam ini. Tapi seorang pegawai negeri  yang mengerti aturan kok malah merampas tanah orang,” Kata  Yuliati.

Yulianti saat ini juga mengaku kalau usahanya mulai berkurang, pasal-nya karena sering libur jualan, uang tabungan dan modal dagangannya dikuras untuk biaya transport ke Pengadilan Negeri (PN) Tuban, guna mengikuti sidang setelah ia digugat oleh seorang Jaksa yang diklaim seluas 140 meter persegi adalah milik pengugat.

“Untuk bolak-balik ke pengadilan ya sudah habis banyak, selain uang tabungan, uang modal dagang saya juga tak kuras, saya sering libur jualan, karena terlalu banyak pikiran,” Keluh ibu dua anak, saat dikonfirmasi seusai sidang lanjutan dengan agenda: pengajuan surat bukti tambahan kepada kedua belah pihak, yang berlangsung, (12/03).

Istia Andarias SH, MH, Selaku Panitra Pembantu, Pengadilan Negeri Tuban, saat dikonfirmasi setelah persidangan menyatakan bahwa hari ini adalah kesempatan terakhir diberikan kepada dua belah pihak untuk mengajukan surat bukti tambahan.

“Ternyata setelah kita buka sidang, kedua belah pihak sudah tidak ada lagi surat bukti tambahan. tapi sebelum sidang berlanjut, tergugat minta waktu untuk mengajukan tambahan saksi kepada majelis hakim. Majelis Hakim pun mengabulkan permohonan tergugat dan sidang pun terpaksa dihentikan untuk dilanjutkan minggu depan,”kata Istia Andarias SH.

Menanggapi sidang tersebut, pengacara penggugat Shodikun SH, menilai bahwa hakim sudah berbuat adil. “Majelis hakim mengambil tengah dan memberikan kesempatan kepada lawan kita untuk mengajukan saksi baru,”kata Shodikun.

Untuk diketahui, Yuni bersama suaminya Edi Arifin menggugat atas kepemilikan tanah seluas 140 meter persegi di Kelurahan Sidorejo, Kec/ Kab Tuban, dengan bukti sertifikat kepemilikan tanah yang telah ia milik, dimana tanah tersebut kini masih digunakan tergugat untuk berjualan kopi. Tergugat juga mengaku heran puluhan tahun, tanah itu digarap oleh almarhum bapak-nya, dan kemudian dilanjutkan. Sementara ia tidak pernah menjual sepeserpun tanah itu kepada orang yang kini menggugat dia.

Diceritakan pula, awalnya tanah itu adalah Tanah Negara (TN), karena sejak dulu keluarganya tidak memiliki surat maupun buku C yang tersimpan di Kelurahan. Sesuai ingatan Yuliati, awalnya tanah tersebut tercatat luasan sekitar 1500 meter persegi, kemudian setelah tanah itu ramai penghuni yang membangun rumah disekitar tanah itu, tiba tiba tanah seluas itu sudah menjadi hak milik orang lain.

“informasi yang saya terima ada dua orang yang memiliki sertifikat tanah itu, termasuk orang yang kini menggugat saya ini. Terus satu orang pemilik sertifikat tanah lainnya mengaku bekerja di Jakarta, dugaan saya ya teman orang yang menggugat saya ini,” Kata Kasnan salah satu perangkat Desa Kembangbilo yang juga Saksi Yuliati. (KH)

Hot this week

Siang Ini Kejari Tuban Akan Tetapkan Tersangka Kasus Penyelewengan APMD

kabartuban.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban akhirnya akan menetapkan...

BPKPAD dan Bank Jatim Buka Layanan Pembayaran Pajak Daerah di CFD

kabartuban.com - Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah...

Bupati Apresiasi Pembukaan DUTA Fest Tuban

kabartuban.com - Dihadiri oleh para pelajar SMA dari berbagai...

Terpelanting, Pemotor Tuban Tewas Tertabrak Pick Up

kabartuban.com - Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah...

Ratusan Peserta Ikut Drag Bike Championship 2024 di Tuban

kabartuban.com - Event Drag Bike Championship 2024 yang digelar...

Topics

Siang Ini Kejari Tuban Akan Tetapkan Tersangka Kasus Penyelewengan APMD

kabartuban.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban akhirnya akan menetapkan...

BPKPAD dan Bank Jatim Buka Layanan Pembayaran Pajak Daerah di CFD

kabartuban.com - Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah...

Bupati Apresiasi Pembukaan DUTA Fest Tuban

kabartuban.com - Dihadiri oleh para pelajar SMA dari berbagai...

Terpelanting, Pemotor Tuban Tewas Tertabrak Pick Up

kabartuban.com - Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah...

Ratusan Peserta Ikut Drag Bike Championship 2024 di Tuban

kabartuban.com - Event Drag Bike Championship 2024 yang digelar...

Tidak Boleh Menikah di Bulan Suro, Begini Penjelasannya

kabartuban.com - Bulan Muharram, atau yang lebih dikenal oleh...

Tiba di Mapolres Tuban, AKBP Oskar Minta Dukungan untuk Perjalanan Kepemimpinannya

kabartuban.com - Hari ini, AKBP Oskar Syamsudin resmi menjabat...

Adhit, Mantan Tukang Parkir yang Berhasil Raih Gelar D3 PEM Akamigas

kabartuban.com - Rasa haru, bangga, dan gugup meliputi Adhitya...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img