Dinkes Lakukan Foging, Usai Terima Laporan Korban DB dari Warga

fogingkabartuban.com – Nyamuk demam berdarah (DB) kembali menyerbu anak-anak di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sedikitnya 2 korban dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

Kejadian tersebut membuat warga Sidorejo, khususnya di kawasan Jalan Nakula dan sekitarnya terpaksa harus mengadu ke pihak Kelurahan dan Dinas Kesehatan Tuban.

“Anaknya pak RT Hendro dan anak tetangganya yang rumahnya berdekatan, di fonis demam berdarah, setelah itu warga mengadu ke pihak kelurahan untuk dilakukan penyemprotan foging di kelurahan Sidorejo agar tidak terus menyebar dan menular ke warga lain,” papar Suryanto, petugas kelurahan saat mendampingi penyemprotan foging, Rabu (18/03/2015).

Serbuan binatang jentik yang melanda di sejumlah kecamatan di Tuban ini, masyarakat tentu hanya dapat mengantisipasinya dengan cara peka terhadap kebersihan lingkungan rumahnya dan jangan terlihat kumuh, terutama di kamar mandi jangan sampai menampung air kotor. Sebab, kamar mandi yang kotor bisa dijadikan sebagai sarang nyamuk.

Menanggapi serbuan penyakit DB di Tuban, Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Tuban, Saiful Hadi menyatakan, sejak bulan maret ini sedikitnya tercatat sebanyak 13 kasus demam berdarah. Jumlah tersebut rata rata didominasi anak anak. “Anak-anak itu kan paling rawan, sebab kekebalan tubuhnya sangat rentan terserang DB, dibanding kan dengan orang dewasa,”jelas Saiful

Saiful mengatakan, dari jumlah selama bulan Maret, alhamdulilah tidak ada yang terlambat penanganannya. Sehingga semua korban selamat.

Jumlah kasus DB itu masing masing terjadi di kecamatan Grabakan, Senori, Semanding, Merakurak dan yang paling banyak kasusnya berada di kecamatan Kota.

“Alhamdulilah dari 13 kasus selama bulan maret, korban tertangani maksimal dan tidak ada yang meninggal dunia. Sebab, pihak keluarga korban banyak yang peka terhadap penyakit DB dan secepatnya di periksakan,” tambahnya

Untuk meminimalisir jumlah korban DB yang terus berjatuhan di Kabupaten Tuban, pihak Dinas Kesehatan pun yang mendapat laporan warga yang menjadi korban DB langsung bergerak cepat dan melakukan pemberantasan dengan penyemprotan foging di lokasi korban.

“Dari 13 kasus, kita juga sudah melakukan penyemprotan foging sebanyak 13 kali di sekitar rumah korban. Untuk foging sendiri dilakukan atas permintaan dari warga,”pengkas Saiful. (afw/riz)‎

 

Populer Minggu Ini

Merasa Dirugikan Shuttle Bus Mini Peziarah, Ratusan Pebecak Kebonsari Datangi Kantor Pemkab Tuban

kabartuban.com - Ratusan pengemudi becak yang biasa mangkal di...

Jalan Licin Hingga Tambak Keruh, Warga Bogorejo Tekan PT RSS Soal Limbah

kabartuban.com - Ketegangan antara warga Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar,...

Jalan Berlumpur dan Bahayakan Penggunaa jalan, Warga Bogorejo Geruduk Cucian Pasir

kabartuban.com - Jalanan licin bak kubangan lumpur, air tambak...

Dana MBG Mandek, Lima Dapur SPPG di Tuban Stop Beoprasi Sementara

kabartuban.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten...

Umat Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Gelar Aksi Damai, Tuntut Pengelolaan Dikembalikan ke Umat

kabartuban.com - Puluhan umat Kelenteng Kwan Sing Bio Tjoe...

Artikel Terkait