Dinsosnaker Tuban Mendapat Protes

403

protesPKHkabartuban.com – Sejumlah warga Kecamatan Soko,┬ámendatangi kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Tuban, di jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, guna memprotes hasil perekutan Pendamping Keluarga Harapan (PKH). Senin, (23/6/14).

Belasan warga tersebut, merasa ada ketidak transparanan, terkait hasil dalam perekrutan PKH yang telah berlangsung, dari sepuluh nama yang dinyatakan lolos, ada sejumlah nama, yang diketahui gagal masuk seleksi tahap pertama, dan, tidak masuk dalam tes wawancara, namun dinyatakan lolos seleksi PKH.

Bambang Sumantri, salah satu pendaftar PKH dari Kecamatan Soko, yang mendatangi kantor Dinsosnaker menuturkan, “Dari pengumuman yang kita lihat diweb PKH, ada tiga nama yang dinyatakan tidak lolos di tahap pertama, dan tidak ikut dalam tes wawancara, namun nama mereka masuk dan dinyatakan lolos sebagai pendamping PKH. Makanya ini kami pertanyakan hal tersebut,” ungkapnya.

“Kami meminta kepada Dinsosnaker, untuk menganulir ketiga nama itu, dan menunda terlebih dahulu pengumuman PKH Kecamatan Soko. Kami berharap juga, ada tes wawancara ulang,” ujar Bambang Sumantri lebih lanjut.

Belasan warga Kecamatan Soko, yang melakukan aksi damai tersebut, ditemui oleh Kasi Pengembangan Organisasi Sosial Dinsos Naker Tuban. Pihaknya mengakui adanya kesalahan nama yang masuk dalam sepuluh besar nama yang lolos menjadi PKH di Kecamatan Soko, Tuban.

“Kami tadi sudah berusaha untuk menghubungi Kementerian, tapi belum ada jawaban. Kami masih menunggu konfirmasi dari kementerian,” terang Sayekti Ningsih, Kasi Pengembangan Organisasi Sosial Dinsos Naker Tuban.

Sementara itu, di kesempatan yang lain, Kepala Dinsosnaker, Nurjanah, saat dijumpai disela-sela acara pembukaan Job Fair, menyampaikan. “Saya belum tahu terkait hal tersebut, setelah ini, saya akan meminta konfirmasi dari staff yang bersangkutan, dan kita akan koordinasi dengan pihak dinas propinsi terkait serta pihak kementrian” (pul/im).