kabartuban.com – Dua bocah dari tiga anak asal Desa Centini Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan tenggelam di sekitar Bendungan Gerak Sungai Bengawan Solo, Desa Simorejo, Kecamatan Widang, pagi sekitar pukul 6 pagi.
Dua bocah yang dikabarkan hilang itu, terekam CCTV milik Kantor Bendungan Gerak yang tak jauh dari lokasi.
Salah satu security kantor Bendungan gerak yang enggan disebutkan namanya menjelaskan kalau bocah tersebut sebelumnya asik bermain air di bantaran Bendungan, tiba satu anak atas Najib (9) kelas 4 MI setempat, terpeleset di Bendungan, karena berkeinginan untuk menolong satu bocah lainnya Kohar (9) tidak kuat untuk berenang, sehingga dua bocah tersebut tak kelihatan lagi di rekaman CCTV.
“Bocah yang tenggelam itu terekam CCTV sekitar pukul 6 pagi, dan warga setempat melaporkan ke kita jam 7 pagi, ” ujar Security.
Sementara itu, Kapolsek Widang, AKP Totok Wijanarko saat dikonfirmasi dilokasi kejadian mengatakan, kalau dalam kejadian tersebut ada tiga anak, dua anak tenggelam dan satu anak atas nama Huda (9).
Huda tidak berani menolong para korban, sehingga ia lari untuk mencari pertolongan dan melaporkan atas peristiwa ke warga sekitar dan diteruskan petugas setempat.
“Saat ini masih dilakukan pencarian mas. Ini sementara satu perahu milik BPBD dan dua perahu milik Polres Tuban lainya sedang menuju ke lokasi kejadian, “sambungnya
Pentauan kabartuban.com di Tempat Lokasi Kejadian (TKP) tim BPBD Kabupaten Lamongan masih berusaha melakukan pencarian korban. (Dur)
