kabartuban.com – Sebanyak 317 peserta karateka mulai dari usia tujuh tahun sampai usia 21 tahun, mengikuti kompetisi Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (FORKI) Kabupaten Tuban. Kegiatan ini dalam rangka menggali potensi atlit karatedo pendatang baru, Sabtu (26/12/2015).
Kompetisi yang berlangsung di gedung tenis, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, itu diikuti sebanyak 317 peserta karateka. Peserta mulai dari usia tujuh tahun sampai usia 21 tahun.
“Digelarnya kompetisi ini adalah untuk menggali potensi atlit pendatang baru atau new cumer. Selain itu juga sebagai tolak ukur atlit di tingkat Kabupaten,” kata Henni, yang juga Ketua Harian Forki Tuban, saat ditemui di lokasi kompetisi, gedung tenis in door, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban.
Menurutnya, dalam kompetisi ini pihaknya menerjunkan 18 juri, mulai juri lokal, nasional hingga juri kelas Asia. Sedangkan juri kelas Nasional atau WA Nasional dihadiri oleh Mulyanto, dan juri Asia Karatedo Federation (AKF) dihadiri oleh Awan Indrawan.
“Harapannya dalam kejuaraan ini bisa diperoleh bibit atlit karatedo yang berpotensi, sehingga Forki Tuban bisa mempersiapkan diri dalam ajang kompetisi daerah, provinsi maupun nasional,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KONI Tuban, Mirza Ali Manshur sangat bangga dan mengapresiasi, karena Forki salah satu cabang olah raga (Cabor) dari 30 Cabor yang telah menggelar kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) setahun dua kali.
“Saya sangat mengapresiasi Forki yang telah menggelar kompetisi Kejurkab. Mudah-mudahan nanti disusul cabor – cabor lain yang belum menyelenggarakan Kejuaraan Kabupaten ,” ungkap Mirza Ali Manshur yang beberapa hari lalu baru saja terpilih sebagai Ketua Umum KONI Tuban secara aklamasi. (af/im)
