Generasi Muda Tuban Menentukan Kemenangan Pemilu 2019

kabartuban.com – Menjelang Pemilu 17 April 2019, banyak dari kalangan milenial yang baru pertama kalinya akan menggunakan hak politiknya sebagai pemilih dalam Pemilu 2019. Trend Golput dalam setiap pesta demokrasi di Tuban masih cukup tinggi, di antaranya adalah pemilih muda yang tidak menggunakan hak pilihnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua KPUD Tuban Kasmuri mengatakan bahwa Generasi milenial merupakan generasi yang mempunyai potensi menjadi pemilih cerdas. Karena dari sisi usia, pendidikan dan kesempatan memperoleh info kepemiluan sangat tinggi. Sehingga dari Pemilu 2019 diharapkan akan menghasilkan pilihan yg berkualitas.

Kasmuri menjelaskan, di tahun 2019 seperti saat ini, Kabupaten Tuban memiliki 939.765 Data Pemilih Tetap (DPT) dan di dalam data tersebut hak pilih generasi Milenial mencapai 38%. Syarat utama agar bisa terdaftar di DPT adalah harus memiliki KTP elektronik atau yang Paling sering disebut denan “e- KTP”.

“Pelajar yg belum memiliki e- KTP, kita dorong agar segera mengurusnya. Dan KPU Tuban juga sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DUKCAPIL) Tuban agar segera menyelesaikan perekaman e- KTP,” Ujar Kasmuri saat dihubungi kabartuban.com.

Tidak hanya itu, demi mensukseskan terlaksananya Pemilu 2019 serta untuk mengantisipasi terjadinya Golput pada generasi Milenial di Kabupaten Tuban. KPU Tuban melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya dengan memberikan “Sosialisasi Pada Basis Pemilih Muda Agar Cerdas Menggunakan Hak Pilih”, dan KPU juga melibatkan pemilih milenial yang menjadi penyelenggara pemilu di Kecamatan, Desa, TPS serta Relawan Demokrasi.

Sementara itu, sejumlah kelompok Milenial dari kalangan pelajar Tuban menyambut hangat gegap demokrasi Pemilu 2019. Meskipun masih muda dan jauh dari lingkar politik, anak muda di Tuban sadar betapa pentingnya menentukan pilihan dalam Pemilihan Umum.

“Golput adalah hal yang salah, Jika generasi muda hanya ingin ikut-ikutan, lalu siapa yang akan  jadi pemimpin?. dan gimana nasib Negara ini” Ungkap Andan Muntohir, salah seorang siswa kelas XII SMK NEGERI 1 Tuban.

Dian Utami Siswi kelas XII SMKN 2 Tuban juga berpendapat bahwa menggunakan hak suara dalam memilih calon pemimpin Negara adalah sebuah hal yang sangat penting. Meski dirinya baru pertama kali dalam menggunakan hak politiknya, gadis belia ini bertekad untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Abdul Muhsin, siswa kelas XII dari SMK YPM 12 Tuban. Kepada wartawan media ini, Muhsin menegaskan bahwa “Satu hari tersebut adalah penentukan nasib 5 tahun kedepan Bangsa ini, Jadi saya akan  menggunakan hak pilih saya dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (dia/im)

Populer Minggu Ini

Tabrak Mobil Parkir di Pinggir Jalan, Pengendara Asal Lamongan Tewas

kabartuban.com - Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di...

Angka Laka Lantas di Tuban Menurun Meski Volume Kendaraan Naik Tajam Selama Lebaran

kabartuban.com – Angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik...

Kepemimpinan Ikonik Bupati Lindra Belum Mampu Mensejahterakan Rakyat Tuban

kabartuban.com - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dikenal sebagai...

Tradisi Lebaran Tuban, Kebersamaan Budaya dan Agama Dalam Harmoni

kabartuban.com - Setiap daerah di Indonesia punya cara unik merayakan Lebaran,...

Tunjangan Profesi Guru PAI di Tuban Cair Jelang Idulfitri

kabartuban.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kabar baik...
spot_img

Artikel Terkait