Kabartuban.com – Bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, membuat sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, tidak terkecuali harga daging ayam, terutama daging ayam kampung.
Naiknya harga komuditi daging ayam yang berada di pasar tradisional jalan Gajah Mada Tuban ini di picu tingginya permintaan dari masyarakat, bahkah naiknya harga ini sudah sejak sejak satu pekan terakhir harga daging ayam terus naik.
“Sejak satu minggu kemarin, harganya sudah naik, permintaan terus bertambah terutama ayam kampung,” kata Mariyam salah satu pedagang daging ayam di Pasar Baru Tuban (18/5/2017).
Lebih lanjut wanita paruh baya ini mengatakan, meski stand dagangannya baru beberap jam dibuka, stok daging ayam kampungnya sudah habis dibeli pelanggannya, padahal dirinya mengaku tidak sedikit stok daging ayam kampung yang dijualnya.
“Tidak sampai siang sudah habis, padahal sudah bawah banyak, banyak juga yang tanya, tapi mau gimana lagi wong ayam kampungnya sudah habis,” tambah Maryam
Mariyam juga menambahkan, harga daging ayam potong yang semula Rp 26.000,- kini menjadi Rp. 30.000,- naik sekitar Rp. 4.000,- per kilogram (Kg), sementara untuk daging ayam kampung, harga naik Rp.10.000,- Kg, dari Rp. 45.000,- kini menjadi Rp. 55.000,- Kg.
“Naiknya harga ini sudah biasa setiap kali menjelang Ramadhan dan harganya akan turun setelah satu minggu ramadhan tapi akan kembali mahal saat jelang hari raya,” terang Maryam.
Sementara itu, harga daging sapi relatif stabil bahkan cenderung turun jika dibandingkan hari biasanya. harga daging kelas super yang biasanya dijual harganya Rp 120.000 Kg turun menjadi Rp110.000.
“Untuk daging sapi standar harganya cuma Rp90.000, padahal biasanya harganya sampai Rp100.000,” kata Ny. Fuad salah satu pedagang daging sapi di Pasar Baru Tuban (pul)
