Hari Guru Sedunia Berbeda dengan Hari Guru Nasional, Berikut Penjelasannya

kabartuban.com – Setiap tanggal 5 Oktober diperingati sebagai Hari Guru Sedunia atau World Teacher’s Day. Hal ini berbeda dengan di Indonesia dimana hari guru di Indonesia diperingati setiap tanggal 25 November.

Meskipun sama-sama menjadikan profesi guru sebagai obyek yang diperingati tiap tahunnya, namun hari guru sedunia dengan hari guru nasional memiliki sejumlah perbedaan sejarah.

Melansir dari laman kompas.com, berikut ini perbedaan sejarah peringatan hari guru sedunia dengan hari guru nasional.

Sejarah Hari Guru Sedunia 5 Oktober

Saat konferensi UNESCO di Paris sejak tahun 1994, 5 Oktober ditetapkan sebagai Hari Guru Sedunia oleh UNESCO yang melibatkan 76 perwakilan negara dan 35 organisasi Internasional dalam konferensi tersebut.

Konferensi UNESCO berlangsung atau tepatnya selama 21 September sampai dengan 5 Oktober 1994 yang membahas topik seputar Recommendations Concerning the Status of Teachers dan memberikan rekomendasi-rekomendasi terkait sikap professional guru.

Dalam kesempatan itu pula ditandatangani dokumen UNESCO tentang status guru di dunia yang meliputi standar perekrutan, pelatihan guru di dunia, dan kondisi pekerjaan guru.
Sejarah Hari Guru Nasional 25 November

Hari Guru Nasional di Indonesia diperingati setiap tanggal 25 November yang sekaligus bertepatan dengan hari lahirnya PGRI atau Persatuan Guru Republik Indonesia.
Keputusan ini dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994.

Sejarah penetapan hari guru nasional ini sebenarnya sudah bermula pada tahun 1912 dimana pada saat itu salah satu anggota Pengurus Besar Budi Utomo Raden Mas Ngabehi Dwidjosewojo membentuk organisasi Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Baca Juga: Korban Tragedi Kanjuruhan Kini Bertambah Menjadi 131 Orang

Seirinh dengan pergolakan perjuangan kemerdekaan, organisasi ini kemudian berubah nama menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) melalui kongres pada tanggal 24-25 November 1945 di Surakarta.

Selanjutnya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1994 Tentang Hari Guru Nasional, Presiden Soeharto kemudian menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional. (mel/dil)

Populer Minggu Ini

Kerja Luar Negeri Jadi Pilihan Utama, Jumlah PMI Tuban Terus Bertambah

kabartuban.com - Pergeseran pola pikir masyarakat dalam mencari pekerjaan...

DPRD Tuban Beri Waktu 7 Hari, Masalah LPG 3 Kg Harus Tuntas

kabartuban.com – Polemik kelangkaan dan mahalnya tabung gas LPG...

“Jaga Dapur MBG” Diluncurkan di Tuban, Negara Libatkan Warga Awasi Dapur Makan Gratis

kabartuban.com - Pemerintah mulai memperketat pengawasan program Makan Bergizi...

Hotel Beroperasi Tanpa SLF, DPRD Tuban Siap Panggil Manajemen Lynn dan Dorong Penindakan

kabartuban.com - Aktivitas operasional Lynn Hotel Tuban menuai sorotan....

Dapur MBG di Plumpang Sempat Masuk Daftar Lelang BRI, Pengelola Geram: “Ini Mencemarkan Nama Baik”

kabartuban.com - Keberadaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Artikel Terkait