Ini Pemicu Hujan di Bulan Oktober Menurut BMKG Tuban, Simak Selengkapnya!

227
foto: ilustrasi hujan saat dijalan

kabartuban.com – Rupanya pada bulan Oktober ini sudah memasuki musim penghujan, bagaimana tidak karena seperti yang kita tahu beberapa hari terakhir Tuban diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, Zem Arianto Padama mengungkapkan, berdasarkan pengamatan dan pantauan selama 2 minggu terakhir untuk wilayah Kabupaten Tuban sudah memasuki masa peralihan yang terjadi akibat cuaca butuk seperti hujan disertai hujan dan angin kencang.

“Cuaca buruk ini dapat terjadi secara tiba-tiba karena kondisi ini diperkirakan akan sering terjadi di masa peralihan atau pancaroba,” paparnya saat dikonfirmasi, Jumat (7/10/2022).

Menurutnya, dari pantauan BMKG, Kabupaten Tuban sudah mulai memasuki musim penghujan, maka baik intensitas maupun frekuensi turunnya hujan akan lebih sering dan intensitas hujannya lebih lebat.

“Hal ini disebabkan adanya gangguan fenomena gelombang atmosfer Rossby serta adanya daerah konvergensi di wilayah Jawa Timur dan juga masih hangatnya suhu muka laut di Perairan Jawa Timur dibanding normalnya sebesar +0.5 hingga 25 derajat celcius,” ujarnya.

Zem sapaan akrabnya juga memberikan himbauan kepada masyarakat Kabupaten Tuban untuk memahami bencana yang ada di wilayah sekitar, mengingat kembali jenis bencana apa yang pernah terjadi sebelumnya. Seperti daerah yang pernah terjadi banjir, maka melakukan mitigasi dini untuk mengurangi dampak bencana tersebut.

“Untuk warga di sekitar aliran sungai, waspadai hujan lebat dengan durasi lebih dari 30 menit hingga 1 jam. Karena hujan lebat dengan durasi panjang dapat meningkatkan potensi meluapnya air sungai,” imbaunya.

Baca Juga: Pantang Menyerah Kembangkan Olshop di Tengah Ketatnya Persaingan Bisnis

Lebih lanjut jika agar memerhatikan pepohonan di sekitar rumah, segera tebang ranting pohon untuk mengurangi gesekan dengan angin. semakin banyak ranting dan semakin tinggi pohonnya, maka potensi untuk tumbang akibat angin kencang semakin tinggi pula.

Terakhir, BMKG Tuban meminta masyarakat untuk memantau update informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG Tuban. Jika ada peringatan dini, segera lakukan tindakan dini yang dapat mengurangi risiko bencana. (hin/dil)