Janda Widang Tewas Dibunuh Kawanan Pencuri

pembunuhanwidang
Jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Koesma untuk dilakukan otopsi

kabartuban.com – Seorang wanita penjual kopi ditemukan tewas di warungnya senin malam. Janda tersebut meninggal diduga karena dibunuh kawanan pencuri yang kepergok menjarah warung milik korban. Peristiwa tersebut sontak membuat geger warga dan kerabat dekat korban yang histeris hingga nyaris pingsan, senin (27/7/2015).

Tangis kerabat dekat Kastuni (55), warga Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang, Tuban, sudah tidak bisa dibendung saat menyaksikan janda penjual kopi itu terbujur kaku bersimbah darah di dalam rumahnya. Tewasnya janda yang selama hidupnya dikenal sabar dan baik hati tersebut menyisakan luka pada kerabat dan warga sekitar.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun wartawan media ini, Kematian Kastuni diketahui pertama kali oleh para tetangga yang hendak membeli kebutuhan rumah tangga. Kecurigaan warga kemudian muncul saat melihat rumah yang sekaligus warung tersebut tertutup dan lampunya mati. Kemudian setelah dipanggil berkali-kali, korban pun tidak juga memberi jawaban.

Menyadari ada yang tidak biasa, sejumlah tetangga kemudian memberanikan diri masuk untuk memeriksa. Betapa terkejutnya mereka saat menemukan korban tergeletak tewas bersimbah darah di ruangan belakang. Bergerak cepat, peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa, lalu diteruskan ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Tuban, AKP Suharyono mengatakan, “Ada dugaan pencurian dengan kekerasan (dalam kasus ini), karena ada barang yang hilang. Diantaranya, perhiasan yang menempel di kedua telinga korban, dan ada informasi juga bahwa sebelumnya tersangka memakai kalung dan gelang,” tuturnya.

Menurutnya, kasus ini kemungkinan adalah pencurian dengan kekerasan, dan karena korban melawan, jadi dibunuh (oleh pelaku).

Menanggapi laporan dari pihak desa, Polres Tuban kemudian menerjunkan tim identifikasi ke lokasi kejadian. Ditemukan luka di bagian kepala, leher, dan dada korban, sehingga muncul dugaan bahwa luka tersebut disebabkan penganiayaan

Selanjutnya, kasus pencurian disertai pembunuhan tersebut sedang dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tuban. Petugas telah mencurigai orang yang diduga sebagai pelaku dan kini sedang dalam pengejaran. Guna kepentingan penyelidikan, mayat korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Koesma Tuban, untuk dilakukan otopsi. (im)

Populer Minggu Ini

Gaji Perdana Tertunda, Pekerja Kebersihan Vendor SIG Tuban Diliputi Kecemasan

kabartuban.com - Harapan para pekerja kebersihan PT Setumbun Raya...

Polres Tuban Amankan Oknum ASN yang Lakukan Aniaya Petugas SPBU di Parengan

kabartuban.com - Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial...

Ribuan CJH Tuban Ikuti Praktik Manasik Haji yang Difasilitasi SIG Pabrik Tuban

kabartuban.com - Sekitar 1.800 Calon Jamaah Haji (CJH) asal...

Keluarga Korban Penganiayaan Oknum ASN di SPBU Parengan Desak Proses Hukum

kabartuban.com - Aksi kekerasan yang diduga dilakukan oknum aparatur...

Langgar Perda, Kedai Miras di Baturetno Berdiri Tepat di Depan Sekolah

kabartuban.com - Gelombang penolakan terhadap peredaran minuman keras (miras)...

Artikel Terkait