Kapal Dihantam Gelombang, 21 ABK Terapung Dilaut Selama 9 Jam

291

kabartuban.com – Selama hampir 9 jam lebih, terobang-ambing ditengah laut  21 Nelayan asal Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang Jawa Tengga, bisa bernafas lega, lataran berhasil diditemukan dan diselamatkan para nelayan Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Kejadian naas yang menimpah 21 nelayan asal sarang tersebut, bermula saat kapal motor jenis kursin, yang mereka tumpangi, alami kebocoran dibagian belakang dan terbalik

Dari informasi yang dihimpun kabartuban.com Awalnya kapal alami kebocoran dibagian belakan, para Anak Buah Kapal (ABK), sudah berusaha untuk menutup, namum air sudah terlanjur masuk, ditambah  gelombang tinggi, kapal langsung terbalik dan tengelam, kejadian tersebut terjadi 18/9/14 jam 1 dini hari.

Sementara itu, Mono (38), warga Desa Palang Kecamatan Palang, pemilik kapal yang menemukan 21 nelayang yang terombang-ambing dilaut lepas tersebut, saat diwawancarai Kabartuba.com Jum’at (19/9/14). menuturkan. “Kami baru berangkat untuk melaut, saat perjalanan telah mencapai 72 mil dari bibir pantai perairan Tuban, sekitar jam 9.00 WIB, 18/9/14. utaranya pulau bawean,  kami mendapati sekerumunan orang yang terapung dengan berpegangan pada jerigen”

Lebih lanjut Mono juga menambahkan pertama kali menemukan 6 orang yang terapung, langsung melakukan penyisiran hingga menemukan 21 orang tersebut, yang terapung dilaut lepas.

“Ada enam orang yang pertama kali kami temukan, kami bertanya kepada mereka, ternyata ada 21 orang dalam kapal yang tengelam tersebut, akhirnya kami melakukan penyisiran hingga radius 2mil, mereka berpencar menjadi 4, Alhamdulillah akhirnya kami  menemukan mereka semua dengan selamat”

Sementara itu, setelah menemukan ABK kapal motor jenis kursin yang tengelam tersebut, Mono beserta ABKnya langsung kembali pulang, setelah sempai darat Desa Palang, para ABK yang sempat teromabng-ambing selama sembilan jam tersebut langsung pulang dengan bus sewaan menuju Kecamatan Sarang. (Pul)