Kapolres Latih Bersenjata 30 Anggota Sabhara

586
kabartuban.com – Polres Tuban telah mempersiapkan serta melatih sedikitnya 30 anggota patroli dari kesatuan unit Sabhara, yang akan diterjunkan dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik lebaran Idul Fitri tahun ini.
Sebanyak 30 pasukan khusus tersebut mendapat latihan serta pengarahan dari Kapolres Tuban, bagaimana trik serta prosedur melakukan penembakan menggunakan senjata api laras panjang di atas sepeda motor. Rabu (08/07/15)

Kapalres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan, saat memberikan pengarahan menghimbau kepada anggotanya, saat memberikan tembakan peringatan, untuk selalu gunakan peluru hampa agar tidak bahaya selain itu pria asal tulunggagung tersebut mencontohkan bagaimana cara menembak sasaran dengan posisi di atas sepeda motor trail yang biasa digunakan berpatroli.

“Perlu diingat kepada semua anggota, untuk mengunakan peluru hampa, disetiap memberikan tembakan peringatan, karena jika memakai peluru asli, meskipu diarahkan keatas, akan berbahawa jika jatuhnya mengenai warga”ujar AKBP Guruh Arif Darmawan, Kapolres Tuban saat memberikan pengarahan kepada anggota Patroli Raimas Polres Tuban.

Selain itu, pria yang juga pernah menjabat sebagai Dan Yon A Men II Korps Brimob Mabes Polri tersebut menggatakan para anggota patroli Raimasuntuk selalu mematuhi un dang-undang yang berlaku saat bertugas, disamping itu pria lulusan Akpol 1995 tersebut berharap kepada anggota agar mereka terus meningkatkan kemampuan perorangan, baik kemampuan menembak maupun bela diri.

“Kita para polisi, sebagai penegak hukum harus memahami undang-undang dan meningkatkan kemampuan perorangan saat bertugas. Jangan sampai menembak justru membahayakan bagi warga masyarakat” ujar mantan Kapolres Donggala, Sulteng.

Latihan menembak anggota Patroli Raimas Sabhara itu sendiri dimaksudkan sebagai salah satu  persiapan jelang pengamanan Operasi Ketupat tahun ini. “Nantinya anggota Patroli baik yang menggunakan trail maupun dengan mobil akan terus keliling melakukan antisipasi tindak kejahatan, saat arus mudik dan lebaran”

“Kami telah menyiapkan serta menempatkan anggota dibeberapa tempat yang kami anggap rawan, sebagai langkah antisipasi peningkatan kriminalitas jelang lebaran, ” pungkasnya (Pul)‎