kabartuban.com – Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, mengunjungi sekolah dua pelajar di Rengel yang berhasil menciptakan alat pendeteksi Narkotika dalam makanan atau minuman, yang sebelumnya menjadi juara satu dalam kompetisi antar pelajar se Jawa Timur. Kapolres juga melihat secara langsung saat alat temuan siswa itu di demokan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Tuban berjanji akan meberikan bonus bagi kedua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Rengel itu, jika pada ajang tingkat nasional di Bandung yang dijadwalkan pada pertengahan bulan ini kembali mendapatkan juara satu.
Kapolres Tuban mengatakan Bonus bagi keduanya diberikan agar pada perlombaan selanjutnya, siswa bernama Miftahul Gufroni dan Salsadila Luluk itu memiliki motivasi kuat untuk menang.
“Kami akan memberikan bonus bagi keduanya. Selain tugas dan fungsi kami sebagai pengamanan dan penegakan hukum, peduli terhadap dunia pendidikan juga salah satu program kami,” kata Kapolres.
Disamping itu, kapolres mengaku bangga dan mengapresiasi temuan pelajar SMKN Rengel yang diberi nama SI PENATOR (Smart Ink Pen Narcotic Inspector) itu diharapkan alat tersebut dapat terus dikembangkan agar dapat membantu kinerja kepolisian dan BNN dalam melawan kejahatan narkoba.
“Mari kita tunjukan bahwa siswa di Tuban bisa bersaing dengan pelajar lain di seluruh Indonesia dan Dunia,” tegas AKBP Nanang itu.
Sementara itu Kepala SMKN I Rengel Hidayat Rahman, sangat bersyukur dan bangga atas terpilihnya siswa yang ia didik menjadi wakil Provinsi Jatim dalam ajang perlombaan Nasional nanti.
“Terimakasih kunjungan Kapolres Tuban, semoga dengan kunjungan ini dapat memotivasi dan menjadi semangat tersendiri bagi anak-anak kami,” harap Hidayat.
Diberitakan sebelumnya, alat deteksi narkotika temuan Miftahul dan Salsadila bekerja dengan mengikat senyawa narkotika pada makanan dan minuman, berbahan campuran ekstrak kunyit dan buah naga yang dipadukan menjadi sebuah cairan khusus yang dimasukan dalam alat menyeruai pena, jika diteteskan alat ini mampu mendeteksi kandungan narkotika pada makanan atau minuman. (Luk)
