kabartuban.com – Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono nyatakan perang terhadap peredaran miras dan narkoba di Kabupaten Tuban, langkah tegas ini dilakukan kapolres karena kabupaten yang berjuluk Bumi Wali ini masih belum bebas dari peredaran narkoba, utamanya karnopen hingga produksi minuman keras jenis arak, Kamis (03/05/2018)
Untuk menekan peredaran dua jenis barang terlarang tersebut, Kapolres Tuban akan meningkatkan kegiatan patroli dan razia ke tempat-tempat yang ditengarai menjadi lokasi peredaan maupun pembuatan minuman keras jenis arak.
“Kami bersama jajaran akan meningkatkan razia lokasi yang rawan terhadap peredaran baik miras maupun narkoba,” kata AKBP Nanang Haryono.
Adapun tempat yang dianggap rawan tersebut diantaranya tempat hiburan malam, cafee tempat pemuda nongkrong, dan kawasan Kecamatan Semanding yang selama ini kerap terungkap menjadi lokasi pembuatan arak.
“Ya tempat hiburan, ya lokasi-lokasi yang rawan peredaran lainnya, termasuk wilayah hitam produsen arak,”katanya.
Lebih lanjut, selain melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan narkoba dan produsen miras, Polres Tuban juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tekait bahaya narkoba dan minuman keras.
“Bahayanya minuman keras itu, dibakar aja menyala, bagaimana jika masuk perut, ini akan menjadi perhatian kami, melalui penyuluhan dan edukasi ke masyarakat kami akan berusaha untuk menekan peredaran barang barang berbahaya ini,” tegas Kapolres.
Untuk diketahui, sejak memegang kepemimpinan, dua produsen arak berskala besar berhasil diungkap Kapolres Tuban ini, pertama adalah pengungkapan pabrik arak di lingklungan Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban, dengan barang bukti yang diamankan, berupa arak siap edar, sebanyak 550 liter, 13 ribu liter bahan baku baceman, 30 tabung gas LPG 3 kilogram, dan peralatan produksi arak.
Selanjutnya, penggrebegan produsen arak lain yang juga di Kecamatan Semanding, Desa Tegalagung, dilokasi ini petugas berhasil mengamankan sedikitnya 20.800 liter bahan baku arak, 400 liter arak siap edar, tiga alat suling arak, dan 25 tabung gas LPG untuk memasak. (Luk)
