Kasus Sengketa Lahan Pantai Semilir Temui Babak Baru

kabartuban.com – Babak baru lanjutan kasus sengketa lahan yang ada di area Pantai Semilir, Desa Socorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban mulai menemukan titik terang.

Melalui kuasa hukum 7 ahli waris tersebut (Hj. Sholikah), Franky Desima Waruwu menyampaikan jika pada hari ini, Selasa (03/08/2022) telah diagendakan pengukuran tanah. Hal tersebut didasarkan atas koordinasi bersama Kepala Desa Socorejo, Zubas Arief Rahman Hakim.

“Kami sudah berkoordinasi dengan desa, Alhamdulillah Kepala Desa Socorejo sudah menerima dengan baik. Maka hari ini dijadwalkan untuk bersama-sama pengukuran ulang,” paparnya saat memberikan keterangan.

Dalam hal ini, Franky juga menjelaskan alasan mengapa dalam pengukuran tanah dilakukan dengan 2 (dua) versi.

Baca Juga: Empat Pelaku Pembobolan Mesin ATM Nasabah BNI Berhasil Ditangkap

“Kenapa kami buat dua versi karena ada yang sesuai dengan rincik, lebarnya yang sisi barat kurang lebih panjangnya 50 meter persegi dan yang sisi timur kurang lebih panjangnya 60-65 meter persegi,” jelasnya.

Masih menurutnya, jika nantinya dalam perhitungan jumlah tidak sesuai dengan Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPPT) 32.657 meter persegi atau yang di rincik 31.400 meter persegi.

“Maka nantinya akan dipilih tengah-tengah mana yang kami sepakati, yang tidak jauh dari jumlah yang ada di Letter C,” terangnya.

Sementara itu, terkait proses hukum kasus sengketa lahan Pantai Semilir, kuasa hukum 7 ahli waris tersebut menjelaskan jika saat ini kasus tersebut masih ditangguhkan agar penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan.

wawancara dengan Pengacara Franky D Waruwu, Kuasa hukum dari ketujuh ahli waris H Salim Mukti dan Hj Sholikah

“Apapun hasilnya semoga kedepannya bisa dijadikan pantokan perkara ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dusun Karangdowo, Murofik berserta tim LPMD dan BPD turut menyaksikan jalannya pengukuran tersebut.

“Sesuai instruksi dari desa dan sesuai angka dari Buku C,” bebernya.

Murofik juga menyebutkan bahwa dirinya belum bisa memastikan berapa luas tanah yang ada, sebab saat ini hanya dilakukan pengukuran batas antara barat dan timur dari tanah tersebut. (Hin/dil)

Populer Minggu Ini

Diduga Kebocoran LPG, Rumah Warga di Jenu Terbakar

kabartuban.com - Sebuah rumah milik Sanipan, warga Dusun Jabung,...

39 Guru PPPK Tuban Mengadu ke DPR RI, Soroti Dugaan Pemutusan Kontrak Tanpa Kejelasan

kabartuban.com - Upaya 39 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Tak Ada Rambu dan Penerangan, Truk Terperosok di Galian Depan SMAN 1 Rengel

kabartuban.com - Proyek pelebaran jalan provinsi di Kecamatan Rengel,...

Seorang Lansia Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Semanding

kabartuban.com - Warga Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban...

Diduga Kurang Konsentrasi Saat Mendahului, Dump Truck Tabrak Honda Beat di Depan SMP 6 Tuban

kabartuban.com - Kecelakaan lalu lintas merenggut satu nyawa di...

Artikel Terkait