Kemarau Masih Panjang, PMI Salurkan Bantuan Air Besih

airbersihkabartuban.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tuban memberikan bantuan pada warga Desa Ngandong, Kecamatan Gerabagan, Tuban yang mengalami krisis air bersih, akibat musim kemarau berkepanjangan di desa setempat, Kamis (29/10/2015).

Pengiriman air bersih dari PMI tersebut langsung diterima warga dan dijembatani oleh perangkat desa setempat. Setidaknya di desa tersebut ada 3.508 Kepala Keluarga (KK) yang kini sedang mengalami krisis air bersih. “Beruntung setiap seminggu 3 kali PMI selalu ngirim air bersih ini,” ungkap Sri Asmiati, salah satu perangkat desa.

Menurutnya, meskipun sudah mendapat bantuan kiriman air bersih dari PMI ataupun BPDD. Ternyata belum bisa mencukupi kebutuhan warga sekitar. Karena jumlah warga yang membutuhkan air bersih mencapai ribuan lebih. Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus membeli air dengan berjalan kaki sekitar ratusan meter.

“Kami berharap pengiriman air bersih di desa ini ditambah, mengingat kebutuhan air bersih yang sulit didapat. Sebab, sumur warga sudah pada mengering, di tambah lagi struktur daerahnya termasuk dataran tinggi,” ungkapnya.

Sedangkan, Suminten (32) salah satu warga yang ikut mengantri air bersih mengaku senang telah mendapatkan kiriman air tersebut. Sebab, ketika tidak ada kiriman air bersih, dia dan warga lainnya harus membeli air bersih dengan harga Rp 1000 hingga Rp 2000 per-jurigen.

Jika kebutuhan air bersih warga perhari mencapai 10 jurigen, maka setiap hari mereka harus mengeluarkan biaya Rp 10 ribu untuk kebutuhan air. “Perhari 10 jurigen, terkadang sampai lebih,” ucap Suminten.

Sementara itu, Ketua Harian II PMI Tuban, Mardika Buana saat dilokasi pengirman air bersih mengungkapkan, pengiriman air bersih ini sengaja dilakukan dan dipusatkan di wilayah Kecamatan Gerabagan. Karena wilayah ini termasuk daerah terdampak akibat elnino. Sehingga musim kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan sumur warga pada mengering.

Sedangkan, untuk pengiriman air bersih ini sudah dilakukan sebanyak 37 kali. Bantuan air bersih pada warga yang mengalami krisis ini bakal dilakukan secara terus menerus. Asalkan PMI memiliki dana dan mendapatkan bantuan dari instansi maupun perusahaan.

“Semisal ada bantaun dari instansi atau perusahaan, langsung kami salurkan dan diwujudkan dalam bentuk air bersih. Insya Allah akan terus dilakukan selama PMI memiliki anggaran,” tandasnya. (su/im)

Populer Minggu Ini

Murahnya Limbah PLTU Hantam Sopir Pedel, Dua Bulan Tanpa Kepastian Penghasilan

kabartuban.com - Dentuman mesin dump truk yang dulu nyaris...

Bengkel Motor di Widang Dilalap Api, Diduga Akibat Baterai Impact

kabartuban.com - Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel sepeda motor...

Polres Tuban Sambut Kapolres Baru AKBP Alaiddin

kabartuban.com - Tongkat kepemimpinan Polres Tuban resmi beralih. Untuk...

Mengenaskan; Kolektor Barang Antik Tewas Dalam Kabakaran Rumah

kabartuban.com - Kebakaran hebat merenggut nyawa seorang lansia di...

Gedung Baru Rp58 Miliar RSUD Tuban Diterjang Angin, Partisi dan Kaca IPIT Rusak

kabartuban.com - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda...

Artikel Terkait