Kidung Sumurup Bupati Lindra Berharap Kembangkan Pantai Boom

406

kabartuban.com – Menemani libur akhir pekan bersama keluarga, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban menggelar acara bertajuk Wisata Kidung Sumurup di lokasi Pantai Boom Tuban, Kelurahan Kutorejo, Kabupaten Tuban, Jumat (1/7/2022).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Sekretaris Daerah Budi Wiyana, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP C) Bojonegoro Kunawi, Kapolres Tuban AKBP Darman beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Tuban.

Serangkaian acara tersebut dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 01 Juli-2 Juli 2022, dimana tak tanggung-tanggung menggandeng 17 Sub Sektor Ekonomi Kreatif di Kabupaten Tuban yakni, Kriya, Fashion, Kuliner, Seni Rupa, Seni Pertunjukan, Musik, Fotografi, Film Animasi dan Video, Desain Komunikasi Visual, Arsitektur, Desain Interior, Desain Produk, Periklanan, Penerbitan, Televisi dan Radio, Aplikasi dan Pengembangan Permainan.

Dalam sambutannya Bupati Tuban menyebut bahwa Pantai Boom didedikasikan untuk tempat kreatif masyarakat Kabupaten Tuban juga sebagai tempat wisata untuk melepaskan penat, dalam kesempatan itu juga ia menyampaikan akan merenovasi Pantai Boom Tuban.

“Di tahun 2022 ini Pantai Boom akan kembali saya renovasi dan bekerjasama dengan seluruh pihak yang ada, karena di Tuban ini memiliki garis pantai hingga 65km bibir pantai dan potensinya cukup luar biasa,” terangnya.

Antusiasme dari masyarakat pun dapat terlihat dari banyaknya pengunjung yang meramaikan tempat wisata tersebut, sebab menurut penuturan masyarakat mereka sudah lama tidak melihat aksi pertunjukkan seperti yang dilakukan saat ini.

Ifa (38) Warga Desa Kembangbilo ini mengaku tidak sengaja melihat event yang digelar karena sebelumnya ia hanya berkunjung ke Caffe Inklusi yang berada di Area Wisata Pantai Boom Tuban.

“Saya memang jarang kesini dan kebetulan saja ada acara di Caffe Inklusi, tapi saya memang tidak mengetahui adanya acara Kidung Sumurup ini dan menurut saya bagus sih soalnya udah jarang juga lihat acara pertunjukkan disini,” pujinya saat di wawancarai oleh reporter media ini.

Berbeda dengan Adi juga Nofi pasangan suami istri asal Merakurak ini mengaku tahu info Kidung Sumurup dari media sosial. Dirasa sebagai hiburan, lantas ia membagikan informasi tersebut kepada grub keluarga besar.

“Memang kesini rame-rame sama keluarga besar karena pas tahu informasi ini langsung gerak cepat untuk lihat, ya walaupun berbayar tapi saya cukup menikmati bersama keluarga sekalian refreshing lah,” pungkasnya.

Tak hanya itu banyak stand yang berjejer untuk memamerkan produknya, salah satunya anak muda cantik yang meneruskan usaha batik milik keluarganya yang diberi nama Dinanti Batik.

“Saya excited mengikuti ini soalnya anak muda di Tuban di dukung banget di industri kreatifnya dan saya berharap semoga kedepan ada acara-acara seperti ini lagi untuk mendukung para pemuda pemudi untuk memperkenalkan produknya ,” ucapnya Dinar.

Tak hanya itu, menurutnya Pemerintah belum menyeluruh untuk memberikan wadah bagi Industri Kreatif lainnya, yang mana jika dilihat hanya untuk pengusaha-pengusaha yang lama. (hin/dil)