Kabartuban.com – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan oleh seorang penambang perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo yang berada di tepi bengawan solo Desa Klotok, Kecamatan Plumpang , Kabupaten Tuban.
Mayat Mrs X tersebut saat ditemukan sudah dalam kondisi sudah membusuk dan sulit dikenali. Diduga mayat tersebut sudah beberapa hari tewas dan mengapung di Sungai Bengawan Solo hingga ditemukan oleh penambang perahu Bengawan Solo.
Informasi yang dihimpun kabartuban.com penemuan sosok mayat misterius tersebut berawal saat Toni (25) warga setempat, yang bekerja sebagai penambang perahu terkejut mengetahui sosok mayat saat akan mengecek perahunya.
Selanjutnya Toni melaporkan penemuan mayat itu ke perangkat desa dan kemudian diteruskan kepada anggota Polsek Plumpang , Tuban.
“Saksi melihat kondisi mayat itu sudah terapung di pinggiran bengawan. Saat ditemukan, menggunakan koas warna ungu dan celana pendek coklat ” kata Kasubbag Humas Polres Tuban, Iptu Agus Edi Pranoto, Minggu (1/10/2017) .
Petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan pengecekan di lokasi mayat Mrs X tersebut ditemukan.
Kemudian anggota Polsek Plumpang bersama TNI dan juga petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban langsung mengevakuasi mayat misterius itu dari bengawan untuk selanjutnya dilakukan identifikasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kondisi mayat sudah melepuh, kulitnya sudah banyak yang mengelupas, dan mengeluarkan bau tidak sedap. Sementara untuk identitas korban masih belum bisa diketahui,” tambahnya.
Adapun hasil identifikasi di RSUD dr. Koesma Tuban, pada tubuh korban hanya terdapat tiga buah gelang karet yang masih menempel pada tangan kiri korban dan perkiraan berusia sekitar 12 tahun.
” Bagi warga masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya bisa datang ke Polsek Plumpang atau Polres untuk memastikan apakah korban merupakan keluarganya atau bukan,” pungkasnya. (Dur)Â
