kabartuban.com – Sejumlah driver atau mitra grab yang berada di Tuban mendeklarasikan Paguyuban Solidaritas Grab Tuban (SGT) di pantai Boom, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Minggu (6/5/2018).
Deklarasi yang dikemas secara sederhana ini dihadiri dari berbagai Solidaritas Grab Indonesia (SGI) berbagai daerah, seperti Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Surabaya, bahkan ada juga dari Bali.
Daru Teguh Triyono, Ketua Paguyuban SGT saat dikonfirmasi mengatakan, deklarasi adanya Paguyuban menjawab akan kebutuhan transportasi, dengan bentuk ojek online dan dapat bersinergis dengan sarana transportasi yang lain, dan guyub rukun di jalan.
“SGT didirikan untuk dapat bersinergis dengan pihak sarana transportasi yang lain, ” ujar Daru kepada Kabartuban.com.
Paguyuban yang Sementara beranggotakan 185 orang ini juga akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan menjadikan Paguyubannya sebagai pelopor keselamatan di jalan.
“Kita kerjanya kan dijalan, jadi keselamatan menjadi kebutuhan bagi kita, ” tambahnya.
Sarana transportasi yang masuk pada Oktober 2017 belas ini berharap, agar mitra grab lebih bagus dan baik dalam melayani konsumen serta bisa menjaga etika berlalu lintas di jalan raya.
Sementara itu, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tuban, Ipda Khoirul mengatakan mengapresiasi adanya kegiatan ini, dan pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh mitra Grab agar tetap menjaga keselamatan serta patuhi seluruh rambu lalu lintas yang ada.
“Jadi tiga trik yang selalu dipakai untuk keselamatan harus tetap diterapkan, yakni mengecek dulu kondisi kendaraannya, kemudian harus sehat jasmani can serta dan yang terakhir patuhi peraturan lalu lintas, ” pesannya. (dur)
