Parade Bedug Tuban Sukses Rebut Perhatian Masyarakat Tuban

kabartuban.com – Parade Bedug yang sukses merebut perhatian masyarakat kota Tuban tersebut turut menggandeng penerus kesenian dari berbagai kalangan yang berada di Kabupaten Tuban.

Salah satunya dari grup Persatuan Organisai (PO) yang berasal dari Kecamatan Parengan. Grup rebana yang berkolaborasi dengan silat tersebut memiliki sebagian anggota yang sudah berumur, grup tersebut juga terbilang unik, selain bisa menyajikan musik, grup tersebut juga bisa bermusik sambil bersilat.

Ketua PO , Suwono mengatakan, dalam pemusik yang diusung PO memang berbeda dari pemusik terbang yang lain, selain menyajikan nada yang indah untuk didengar, musik tersebut juga bisa menghadirkan pencak silat untuk berkolaborasi dengan nada yang di dendangkan.

“PO Dor kalau orang-orang mengatakan, kita bisa rebana, kita bisa silat, kita rebana sambil silat juga bisa tergantung yang menyewa jasa kita itu gimana,” katanya Suwono.

Dirinya menambahkan, minat masyarakat untuk mengenal PO sekarang semakin berkembang, disebabkan perbedaan dari seni tersebut yang bisa menggabungkan dua kategori kesenian dalam satu panggung menjadikan daya tarik sendiri bagi beberapa orang untuk ikut melestarikan budaya tersebut.

“Sekarang yang minat alhamdulillah semakin banyak mas, kadang juga diundang di sekolahan untuk ngajarin siswa, ini kan beda dari budaya yang lain, jadi daya tarik sendiri,” jelasnya.

Rusmono (58), salah satu pemain terbang yang sudah berumur tersebut mengaku sudah puluhan tahun menjadi anggota penabuh rebana di PO. Dirinya mengaku, dengan dasar ingin melestarikan musik budaya leluhurnya yang sudah berjalan turun menurun dia masih masih ingin bermain, meskipun tak sesering dulu saat masih muda.

“Saya sudah puluhan tahun mas ikut ini, semenjak SMP mungkin sudah belajar, ya sekarang agak mengurang ikutnya sudah tua, tapi kalau mau ikut ya ikut mas, supaya lestari warisan para leluhur” kata Rusmono.

Dalam organisasinya tersebut, tidak hanya dirinya saja yang sudah berumur, ada beberapa orang yang sudah berumur yang masih ikut bermain untuk PO.

“Banyak teman mas yang sudah berumur, kita sama-sama jaga budaya,” jelasnya. (hon)

Populer Minggu Ini

Kiai Idris Djamaluddin, Membangun Misi Dakwah dan Keberlangsungan Tradisi Keilmuan Pesantren di Masyarakat

Lamongan - Perjuangan Ulama di Jawa Timur untuk mengejawantahkan...

Air Mata AMT Tuban Pecah, Aksi Mogok Berujung Buntu, Dua Rekan Tetap Dipecat

kabartuban.com - Harapan ratusan Awak Mobil Tangki (AMT) di...

235 Desa di Tuban Masih ‘Gigit Jari’, Dana Desa Belum Cair Hingga April

kabartuban.com - Penyaluran Dana Desa (DD) di Kabupaten Tuban...

Ketegangan Memuncak di TBBM Tuban, AMT Tantang Tekanan PHK Massal

kabartuban.com - Ketegangan antara ratusan Awak Mobil Tangki (AMT)...

AMT Mogok Total, Distribusi BBM Tuban Kolaps dalam Hitungan Jam

kabartuban.com - Roda distribusi bahan bakar minyak (BBM) di...

Artikel Terkait