Pasca Pembekuan PSSI, Persatu Harap Kompetisi Lanjut

Manager Tim Persatu Tuban Fahmi Fikronikabartuban.com – Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi terkait pembekuan seluruh aktifitas Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), sejumlah klub sepakbola  Indonesia dibuat kawatir dengan dikeluarkannya SK tersebut, tidak terkecuali para pengurus tim Persatuan Sepakbola Tuban (Persatu), yang akan berlaga dalam kompetisi Devisi Utama Liga Indonesia tahun ini.

Manager Persatu Fahmi Fikroni berharap dikeluarkannya surat keputusan Menteri, bersamaan dengan terpilihnya ketua umum PSSI yang baru, Mahmud Mattalitti tersebut, tidak akan membuat kisruh dunia sepakbola tanah air, serta menghambat berjalannya proses kompetisi yang akan bergulir bulan Mei mendatang.

“Kami berharap ini tidak memberi dampak negatif pada kami, dan pada persepak bolaan Indonesia pada umumnya, dan juga kami harap kompetisi tetap jalan.”

Lebih lanjut, pria yang juga anggota DPRD Tuban tersebut mengungkapkan, jika antara Pemerintah dan PSSI punya visi serta tujuan yang sama, guna memajukan sepak bola tanah air, seharusnya jangan saling menjatuhkan, akhirnya muncul kebijakan yang secara tidak langsung justru klub sepak bola dirugikan.

“Seharusnya ada sinergitas, jangan sampai muncul perbedaan keputusan, jika memang ingin memajukan sepak bola Indonesia, karena apabila ada perbedaan keputusan yang akan dirugikan adalah klub-klub seperti kita”

Terkait terpilihnya La Nyalla Mahfud Matalitti, Fahmi berpendapat hal tersebut sudah sah, karena telah sesuai prosedur yang ada, dan hal tersebut  hasil keputusan Kongres PSSI.

“Terlepas dengan keputusan Menteri, yang membekukan PSSI, hasil Kongres tersebut sah, namun sekali lagi kami berharap permasalahan ini tidak mengganggu keberlangsungan kompetisi musim ini,” pungkas Fahmi (pul)

Populer Minggu Ini

Pemkab Tuban Raih JDIH Award Jatim 2026, Layanan Hukum Digital Dapat Nilai 99

kabartuban.com - Pemerintah Kabupaten Tuban kembali menorehkan prestasi di...

Duka Berlapis Keluarga Driver Ojol Tuban, Sang Ayah Wafat Saat Menanti Keadilan untuk Anaknya

kabartuban.com - Duka belum sempat reda di keluarga almarhum...

Kebijakan Hapus Honorer Picu Keresahan Mahasiswa Pendidikan di Tuban, Calon Guru Mulai Siapkan Rencana Cadangan

kabartuban.com - Kebijakan penghapusan tenaga honorer di sektor pendidikan...

Pemkab Gelontorkan Rp33 Miliar untuk Wisata, Pemandian Bektiharjo Belum Tersentuh

kabartuban.com - Saat Pemerintah Kabupaten Tuban mulai mengguyur miliaran...

Polisi Periksa PDAM Terkait Kecelakaan Maut Ojol di Proyek Sekolah Rakyat Tuban

kabartuban.com - Kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pengemudi...

Artikel Terkait