PBRT Blokade Akses Jalan Produksi PTSG

377
Sunoto, Subandi, dan AKP. Elis saat bernegosiasi untuk membuka blokade jalan

kabartuban.com –  Hari ini Senin (21/5), aksi demonstrasi Paguyuban Bumi Ronggolawe Tuban (PBRT) sempat memblokade akses jalan produksi yang mengakibatkan kemacetan panjang truck industri. Di tengah jalan, para demonstran menggelar aksi demonstrasi dan blockade mobil. Puluhan aparat kepolisian yang mengamankan demonstran sempat kewalahan. Namun orasi demi orasi terus berlangsung, warga tetap bersikeras untuk menutup akses jalan produksi tersebut.

Menjelang kedatangan Kapolres ke lokasi, warga sempat bersitegang dengan aparat. Warga menolak untuk berpindah dari tempat blockade, sebaliknya pihak aparat kepolisian terus menyarankan warga agar tidak memblokade jalan. “Jangan sampai anda menuntut PTSG malah balik dituntut”, kata salah seorang polisi.

Negosiasi warga dengan aparat sempat berjalan alot. Kapolsek Kerek Elis mengatakan, “Bapak Kapolres akan datang dan membantu negosiasi dengan pihak PTSG, tolong bapak – bapak sekalian pindah dan membuka jalan”, pinta Elis. Terus dirajuk, warga pun akhirnya membuka blockade jalan dan berpindah tempat.

Evaluasi aparat kepolisian setelah aksi demonstrasi usai

Ketika warga mulai bergeser, Kapolres secara langsung mengintruksikan truck yang sejak tadi berbaris panjang untuk mulai jalan. Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan bahwa blockade jalan ini sudah melanggar aturan karena mengganggu ketertiban umum. “Saya instruksikan untuk menindak tegas setiap pelanggaran” kata Kapolres.

Dalam demonstrasi PBRT kali ini, tampak pula beberapa anggota berbaju doreng ikut berjaga – jaga. Demonstrasi yang digelar sejak pagi pukul 09.00 WIB ini relatif bisa dikatakan aman tanpa adanya anarkis dan hal – hal yang tidak diinginkan.

Ketua PBRT Sunarto mengatakan bahwa dirinya dan seluruh warga sekitar PTSG akan terus bergerak hingga tuntutan mereka terpenuhi. “Kita sudah siap menghadapi kemungkinan – kemungkinan yang ada mas, hingga kalau memang ada langkah – langkah hukum yang harus diambil, kita juga sudah siapkan semuanya”.

Di lokasi aksi, tidak tampak dari pihak manajemen PTSG yang menemui demonstran. Dari negosiasi beberapa pengurus PBRT, pihak PSTG akan menemui perwakilan PBRT di dalam kantor PTSG. (iim)