Home HEADLINE Pekerja PT Bali Age Meninggal Saat Bertugas di Pelabuhan Khusus SIG Tuban

Pekerja PT Bali Age Meninggal Saat Bertugas di Pelabuhan Khusus SIG Tuban

34

kabartuban.com – Seorang pekerja ditemukan meninggal dunia saat menjalankan aktivitas kerja di kawasan Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Grup (SIG), Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (5/1/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit saat beristirahat di area kerja.

Korban diketahui bernama Khoirul Huda (41), warga Desa Socorejo, Kecamatan Jenu. Ia merupakan karyawan PT Bali Age yang bertugas sebagai pengawas kerja di area pelabuhan khusus tersebut.

Informasi awal diterima aparat kepolisian sekitar pukul 15.30 WIB dari laporan masyarakat setempat. Petugas Polsek Jenu kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat beristirahat di dalam pos jaga dengan posisi duduk di kursi. Saat itu, korban mengeluhkan kondisi tubuhnya yang merasa pusing kepada rekan kerjanya.

“Korban kemudian keluar dari pos jaga dan memilih beristirahat di bawah Transfer Tower 3 sambil menunggu pekerjaan berikutnya,” ujar IPTU Siswanto, Selasa (6/1/2026).

Namun hingga sekitar pukul 15.00 WIB, korban tak kunjung terbangun. Merasa ada yang tidak beres, salah satu saksi bernama Imam Kusno menghubungi petugas K3 perusahaan untuk melakukan pengecekan.

“Saat ditepuk pundaknya, korban tidak memberikan respons dan diduga sudah meninggal dunia,” lanjutnya.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian kerja berupa baju safety warna oranye dan celana jeans biru. Pihak perusahaan kemudian segera menghubungi Polsek Jenu guna penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun barang mencurigakan pada tubuh korban.

“Berdasarkan pemeriksaan sementara, tidak ditemukan unsur kekerasan. Dugaan awal korban meninggal dunia akibat sakit,” tegas IPTU Siswanto.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tuban untuk dilakukan visum. Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.

Terkait beredarnya informasi yang menyebut korban sempat mengonsumsi minuman keras sebelum meninggal dunia, pihak kepolisian mengaku belum dapat memastikan kebenaran hal tersebut.

“Saya tidak tahu ya,” kata IPTU Siswanto singkat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Semen Indonesia Grup (SIG) Tuban belum memberikan keterangan resmi terkait insiden meninggalnya pekerja di area pelabuhan khusus tersebut. (fah)