kabartuban.com – Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu dalam proses pemboran minyak di Sumur Albatros Putih (ABP-01), telah menyerap tenaga kerja lokal dari ring 1 sebanyak 5 % dari 80 karyawan dari luar.
“Ada sebanyak seperempat, atau 5 persen dari jumlah tenaga kerja 80 orang yang terlibat dalam pemboran sumur ABP-1,” ungkap Legal and Relation Manager Pertamina EP Asset 4, Sigit Dwi Aryono kepada kabartuban.com, Jum’at (30/12/2016).
Proses pemboran, lanjut Sigit, yang bertempat di Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, tenaga kerja lokal dilibatkan sebagai keamanan, dan flagman.
“Sampai saat ini teman-teman dari lokal membantu kelancaran operasi, baik dari pengatur lalu lintas maupun ikut terlibat membantu dalam proses pembangunan akses jalan,” paparnya.
Dikatakan Sigit, pembebasan lahan lokasi ABP-01 seluas 4,6 Hekat, dengan target pemboran kedalaman 1.725 mTVD (meter True Vertical Deep) dari lantai bor yang dimulai tajak pada tanggal 22 Desember 2016.
“Untuk estimasi jangka waktu pelaksanaan selama 58 hari pemboran, dan hingga sampai saat ini pemboran sudah mencapai 560 mTVD,” pungkasnya.
Sementara itu, Safrizal VP Eksplorasi Pertamina EP Asset 4 menyatakan, pemboran ABP-01 merupakan salah satu upaya Pertamina EP untuk terus melakukan peningkatan produksi dan menambah cadangan migas.
“Selain itu, kami juga menekankan kepada pekerja yang terlibat selama proses pemboran agar senantiasa mematuhi serta mentaati aturan dan aspek HSSE (Health, Safety, Security, Environment) dalam menjalankan tugas,” tutupnya. (har)
