Penipuan Berkedok Fashion Show

403

Tuban-20140417-00726kabartuban.com – Modus penipuan berkedok fashion show, menimpah puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Mmenengah Atas (SMA), Kamis (17/4/2014)

Modus yang dilakukan pelaku penipuan ini tergolong baru, dengan berpura-pura mengelar acara fashion show di sebuah hotel ternama di Kabupaten Tuban, yang akan di gelar 26 Aapril mendatang.

Seluruh peserta dikumpulkan di sebuah salon di kelurahan latsari, untuk melakukan rias dan sesi pemotretan di sebuah hotel, seluruh peserta fashion show dilarang memakai perhiasan serta membawah HP, pelaku penipuan tersebut menghimbau, kepada para korban untuk menitipkan perhiasan serta HP menjadi satu, didalam sebuah tas.

Sebagain korban yang telantar di depan hotel, merasa tertipu, karena tidak kunjung masuk untuk melakukan sesi pemotretan, yang telah diagendakan, Sementara itu Sebagain korban ada yang masih antri untuk rias.

Nokia Suripto Putri (12), salah satu korban, saat ditemui kabartuban.com di Mapolres Tuban menuturkan, awalnya pelaku yang dikenal dengan nama Iwan Bowo oleh para korban tersebut “pak bowo datang kesekolahan, menyampaikan kepada kami, akan melakukan fashion show di sebuah hotel, terus pelaku memberikan formulir pendaftaran, setelah di isi, formulir tersebut dibawah pelaku, ternyata selepas jam sekolah saya dihubungi, disuruh berkumpul disekolahan dan diajak ke tempat rias”

“Saat rias tersebut perhiasan dan HP disuruh ngupulin di tas, karena kami sebelumnya dikasih tau tidak boleh memakai perhiasan dan membawah HP, HP saya pun saya kumpulin di tas, terus habis magrib kami diajak dan diturunkan di depan hotel, tiba-tiba pak bowo (Pelaku) pinjam motor seorang peserta, dan tidak balik lagi”. Ujar siswi kelas 6 SDN Sendangharjo III tersebut.

Hingga pukul  20.45 wib, para korban penipuan yang didampinggi orang tua serta para guru tersebut, masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Mapolres Tuban, terkait jumlah kerugian yang di alami para korban, hingga saat ini masih belum bisa di taksirkan. (Ipul)