Peredaran Narkoba Sudah Capai 40 Persen

kabaratuban.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, memprosentasekan ada 40 persen pengedaran gelap narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba) di Kabupaten Tuban dan selebihnya peredaran penyalagunaan obat  jenis karnopen.

“Saya mendengar dari Kapolres Tuban, ketika pemaparan pada saat rapat kerja pertama di Surabaya, selebihnya Pil Karnopen,” kata Ria Damayanti, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pencegahan Narkoba BNNP Jatim, saat membuka kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilingkungan OPD Kabupaten Tuban, di salah satu rumah makan di Tuban, Rabu (28/3/2018).

Menurutnya, dengan dilakukan sosilalisasi tentang P4GN yang masif, pihanya yakin Kabupaten Tuban akan bisa bersih Karnopen. Namun,  kalau ini tetap dibiarakan terus-menerus,  tidak tahu apa yang akan terjadi di Bumi Wali, karena awal mula dari mengkonsumsi Karnopen pasti akan mencoba ke obat yang efeknya lebih keras yakni Narkoba.

“Wilayah Tuban kan sebagian pesisir, dan ini banyak dimanfaatkan oleh pengedar karena banyak penggunanya dari pekerja, tetapi kita tidak bisa tinggal diam, karnopen kalau dikonsumsi dan menjadi pecandu, maka akan mencoba mencari sensasi yang kuat lagi,“ tambahnya.

Hal yang sam juga disampikan Ketua BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana, pihaknya akan selalu mengedepankan pencegahan dengan mensosisialisakan bahaya efek dari Narkotika, meskipun di Tuban masih banyak peredaran obat daftra G atau karnopen, karena akan menjadi salah satu pintu masuk suatu zat adiktif yang menyebabkan pola pikir, karakter dan perilaku penggunan menjadi berpengaruh negatif.

”Pil daftar G masih marak dan itu akan selalu kita galakan untuk pencegahan agar tidak menggunakan obat tersebut, karena efeknya berbahaya, dan juga ini menjadi pemicu dari pengguna untuk mencoba hal yang baru,” sambung mantan BNNK kota Malang ini.

Dari data yang diperoleh, dari bulan Januari – Maret 2018, BNNP berhasil mengungkap penyelundupan 12 kilo gram Narkotika jenis ganja yang dikemas dalam kopi, sehari kemudian lembaga yang berkosentrasi untuk pemberantasan Narkotika ini berhasil 5 kg Sabu di Suramadu. Bukan hanya itu saja BNNP bekerjasama bea cukai berhasil menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis sabu seberat  1,198 kg.  (Dur)

Populer Minggu Ini

DLHP Sidak 25 Titik Cucian Kuarsa, Dampak Lingkungan Jadi Sorotan

kabartuban.com - Ancaman kerusakan lingkungan di wilayah pesisir utara...

Tersengat Listrik Saat Pasang Papan Petunjuk SPBU, Satu Pekerja Tewas di Bancar Tuban

kabartuban.com - Kecelakaan kerja fatal terjadi di SPBU 5462314...

Tak Berizin, Pengelola Kwan Sing Bio Siap Ambil Langkah Proteksi

kabartuban.com - Rencana Kirab Kimsin (patung dewa) di Tempat...

Izin Belum Turun, Kirab Sakral Kimsin di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal

kabartuban.com - Waktu terus berjalan, namun kepastian belum juga...

Kolaborasi Warga Jadi Kunci, Polres Tuban Gaungkan Gerakan “Sabuk Kamtibmas” hingga Desa

kabartuban.com - Pendekatan keamanan berbasis kolaborasi ditegaskan Polres Tuban...

Artikel Terkait