kabartuban.com – Dalam rangka memperingati hari jadi Provinsi Jawa Timur ke-71, sekaligus menyongsong hari Jadi Kabupaten Tuban ke-723, Kabupaten Tuban adakan festival makanan khas daerah se-Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro. Acara tersebut digelar di Pendopo Krido Manunggal Tuban.
“Makanan bila dihayati mempunyai makna yang luar biasa, satu daerah kadang bisa terkenal karena makananya, makanya perlu terus berinovasi dengan makanan dan pengolahan makanan ini,” terang Bupati Tuban, Fatkhul Huda saat mengunjungi stan peserta, Selasa (11/10/2016).
Masih terang Fatkhul Huda, digelarnya vestifal ini mampu meningkatkan kecintaan terhadap makanan daerah. Khusus kota Tuban, perlu adanya peningkatan kualitas makan ikan karena daerah ini merupakan daerah penghasil ikan.
“Salah satu yang harus diinovasi yakni makanan berbahan ikan, sebab selama ini penyajian dan kemasan makanan dari ikan belum menarik,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Agung Harianto mengatakan
festival ini adalah kegiatan tahunan dalam rangka Hari Jadi provinsi
Jawa Timur, tujuanya agar setiap daerah bisa menyadarkan masyarakat untuk mengolah makanan dengan beragam.
“Dengan adanya festival ini tentu akan banyak memunculkan inovasi pengolahan makanan Agung, tuban sendiri tahun sebelumnya juara satu festival diwilayah kerja Bojonegoro, karena olahan ikan enak sekali,” tutup Agung.
Diketahui, Acara yang diselenggarakan dalam rangka menjaga kelestarian makanan daerah tersebut diikuto oleh 6 Kabupaten dan 2 Kota yakni Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Kediri. (har)
