kabartuban.com – Tongkat kepemimpinan Polres Tuban resmi beralih. Untuk pertama kalinya sejak dilantik oleh Kapolda Jawa Timur, AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H. menginjakkan kaki di Mapolres Tuban, Rabu (14/1/2026). Kehadirannya sebagai Kapolres Tuban ke-40 disambut penuh khidmat melalui tradisi gerbang pora yang sarat makna budaya dan filosofi kepemimpinan.
Didampingi sang istri, Rani Alaiddin selaku Ketua Bhayangkari Cabang Tuban, AKBP Alaiddin disambut langsung oleh Wakapolres Tuban Kompol Achmad Robial, S.E., S.I.K., M.H. beserta istri. Prosesi pengalungan bunga dan penyerahan buket menjadi simbol penerimaan dan harapan atas kepemimpinan baru di tubuh Polres Tuban.
Nuansa adat Jawa kental terasa saat mantan Kanit 4 Subdit V Dittipidter Bareskrim Polri itu melangkah menuju gerbang pora. Tarian Gambyong Pareanom mengiringi kedatangannya, dipadu dengan peran Gatotkaca sebagai cucuk lampah atau penuntun jalan.
Tari Gambyong Pareanom melambangkan kesuburan, kemakmuran, serta kehalusan budi pekerti. Gerakannya yang lembut dan seimbang mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Jawa. Sementara itu, cucuk lampah dalam tradisi Jawa dimaknai sebagai simbol pemimpin yang berwibawa, bertanggung jawab, dan mampu menjaga keselamatan orang-orang yang dipimpinnya.
Usai melewati gerbang pora, AKBP Alaiddin disambut jajaran pejabat utama dan para Kapolsek di lingkungan Polres Tuban yang berbaris memperkenalkan diri hingga ke lobi utama.
Di lobi Mapolres, suasana haru tampak saat AKBP Alaiddin memeluk Kombespol Agung Setyo Nugroho, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Tuban. Bersama jajaran Forkopimda, keduanya kemudian melakukan ramah tamah singkat sebelum memasuki Gedung Sanika Satyawada untuk pelaksanaan laporan kesatuan.
Dalam sambutannya, Kombespol Agung Setyo Nugroho menegaskan bahwa hari tersebut menjadi awal perjalanan tugas AKBP Alaiddin sebagai Kapolres Tuban. Ia meminta seluruh anggota untuk terbuka menyampaikan masukan, baik terkait hal-hal yang sudah berjalan baik maupun yang masih perlu diperbaiki.
“Saya harap rekan-rekan bisa membantu secara optimal dan maksimal,” ujarnya.
Ia juga berharap program dan kebijakan positif yang telah berjalan dapat dipertahankan, bahkan dikembangkan melalui inovasi-inovasi baru yang memudahkan anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, AKBP Alaiddin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan capaian dan warisan kinerja positif yang telah dibangun pendahulunya. Ia juga menyampaikan sikap terbuka terhadap kritik dan masukan.
“Jika nanti ada suara-suara yang kurang baik di luar, mohon kami ditegur dan diingatkan,” ucapnya.
Sebagai pejabat baru, AKBP Alaiddin meminta diterima sebagai bagian dari keluarga besar Polres Tuban tanpa sekat, sekaligus memohon dukungan penuh dari seluruh jajaran.
“Tanpa bantuan rekan-rekan, saya tidak bisa bekerja sendiri,” imbuhnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan apel penghantaran Kombespol Agung Setyo Nugroho yang akan mengemban tugas baru sebagai Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur, menandai estafet kepemimpinan yang berlangsung penuh penghormatan dan kebersamaan. (fah)
