kabartuban.com – Potongan kaki yang temukan warga di pantai Dusun Dasin, di Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu, Tuban Rabu (27/6/2018) sore, ternyata milik penderita diabetes yang diamputasi.
Potongan kaki kiri itu, milik salah satu pasien rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban yang berusia 60 tahun warga Kecamatan Plumpang yang menderita gula darah atau diabetes yang namanya tidak mau dipublikasikanya .
Ia sudah setahun menderita penyakit diabetes. Karena kakinya yang terlanjur busuk, sehingga harus diamputasi oleh medis.
“Potongan kaki yang ditemukan di pantai milik pasien rumah sakit yang mengalami sakit diabetes, dan pasien telah menjalani operasi amputasi,” kata AKP Elis Suendayati, Kapolsek Jenu, Polres Tuban, Sabtu, (30/6/2018).
Mantan Kasubbag Humas Polres Tuban, menambahkan, pasien tersebut telah menjalani operasi amputasi pada hari Rabu siang, (27/6/2018), sekitar pukul 10.00 Wib. Setelah itu, potongan kaki kiri bekas amputasi dengan panjang sekitar 21 cm diserahkan kepada pihak keluarga.
“Sama pihak keluarga, potongan kaki bekas amputasi bukan dikubur, tetapi dibuang di laut. Karena kepercayaan mereka, jika dibuang di laut penyakit yang diderita pasien bisa cepat sembuh,” jelas AKP Elis.
Setelah dibuang, ternyata potongan kaki itu terserat ombak air laut sampai berada ke tepi pantai. Hingga akhirnya potongan kaki bekas amputasi itu ditemukan anak-anak yang sedang bermain di tepi pantai dilokasi kejadian, dan dilaporkan ke petugas terdekat.
“Potongan kaki bekas amputasi terseret ombak, dan ditemukan warga di tepi pantai. Sehingga penemuan potongan kaki bukan korban mutilasi,” tegas Manatan Kapolsek Kerek ini.
Sementara itu, Sugeng Wahono, penasehat hukum pihak pasien, mengatakan setelah ini potongan kaki bekas amputasi akan di kubur. “Pihak keluarga sepakat nantinya akan dikubur,” jelasnya. (Dur/Rul)
