kabartuban.com – PT Semen Indonesia Group memberikan bantuan kepada korban gempa di Aceh, tepatnya di daerah Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Pidie dan Bireun berupa uang tunia sebesar Rp 500 juta. Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Enjinering dan Proyek Semen Indonesia, Gatot Kustyadji kepada Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi di Meureudu.
Bantuan tersebut nantinya akan dipergunakan untuk membangun sarana ibadah dan pelayanan kesehatan. Selain bantuan uang tunai, Semen Indonesia juga memberikan bantuan alat berat berupa satu eskavator, dua unit dump truck dan beberapa unit kendaraan operasional. Bantuan tersebut dimaksudkan agar proses evakuasi dan pembersihan puin-puing bangunan dapat dilakukan dengan cepat.
Gatot Kustradji mengatakan bahwa bantuan tersebut adalah satu bentuk kepedulian Semen Indonesia Group kepada korban gempa di Aceh.
”Dengan adanya bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban para korban yang sampai saat ini masih berada di lokasi pengungsian,” terang Gatot.
Semen Indonesia, lanjutnya, juga membuka rumah sakit lapangan untuk bedah tulang dengan melibatkan 3 dokter tulang, 2 dokter anastesi, perawat serta 19 dokter spesialis.
Rumah sakit ini dipusatkan di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya dan Sigli, Kabupaten Pidie. Namun tim juga bergerak ke titi-titik tertentu yang membutuhkan bantuan,”ujar Gatot.
Selain itu, setelah proses evakuasi diselesaikan, Semen Indonesia Group ke depannya juga akan membantu warga dalam merekonstruksi bangunan rumah korban.
Perusahaan menyiapkan 1.000 ton semen yang ditempatkan di Packing Plant Malahayati, Aceh Besar. Semen Indonesia setiap harijuga akan mensuplai air bersih sebanyak 5.000 liter dengan menggunakan 3 unit kendaraan,” jelasnya. (alf)
