kabartuban.com – Puluhan pelajar jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat dari sejumlah sekolah di Kabupaten Tuban ikuti pelatihan, pembuatan dan produksi game dalam waktu tiga jam.
Kegiatan positif yang dipusatkan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 1) Tuban itu diberikan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), secara gratis, kepada 48 siswa yang menjadi peserta.
Menurut Caca, ketua pelaksana pelatihan game mengatakan, kegiatan tersebut baru pertama dilaksanakan di Kabupaten Tuban untuk SMA dan SMK. Tujuannya agar pelajar bisa mengembangkan minat mereka dalam mendalami ilmu komunikasi dan programing game basic.
“Tujuan kami disini agar bisa membuat game sendiri dengan game yang familiar di mereka, seperti mario bros, dan game sejenis lainnya,” ucap Caca
Dia menambahkan salain siswa diajarkan cara membuat game dalam waktu hanya 3 jam. Melalui kegiatan tersebut, siswa juga diseleksi untuk masuk UISI.
“Disini juga dibuka pendaftaran seleksi siswa bisa masuk dalam universitas,” katanya.
Sementara itu, Andik, salah satu siswa SMK N 1 Tuban mengaku, pelatihan tersebut cukup bermanfaat bagi dirinya. Apalagi bagi Andik, bermain dan belajar teknologi adalah kegemarannya.
“Ya senang mas, selain mendalami dunia teknologi, saya juga bisa buat game meskipun baru game kecil dan sederhana,” kata Pelajar itu. (Hon)
