kabartuban.com – Bisnis bensin eceran yang dilakoni Sunjani berujung petaka. Laki-laki berusia 40 tahun itu nyaris kehilangan nyawa akibat kebakaran yang ditimbulkan dari bensin yang dituangkan dari jurigen kedalam botol. Sebagian tubuh Sunjani mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro.
Peristiwa nahas terjadi saat Sunjani menuangkan bensin ke botol-botol di rumahnya, Dusun Goreng, Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, yang sehari-harinya dia memang berjualan bensin.
Tidak jauh dari tempat korban mengisi botol bensin, Reni istrinya  memasak yang jaraknya kurang lebih 2 meter dari korban menuangkan bensin eceran. Tak terduga tiba-tiba api menyambar bahan bakar yang dituangkan ke dalam botol, sehingga mengakibatkan korban juga tersambar.
“Apinya langsung menyambar bensin yang dituangkan, alhasil korban, rumah dan isinya, dilalap api” kata Kapolsek Rengel, AKP Yani Susilo, Sabtu (21/4/2018).
Warga yang mengetahui peristiwa itu berusaha membantu memadamkan api. Namun karena rumah korban terbuat dari kayu, maka api cepat membesar dan membakar habis rumah korban beserta dua unit sepeda motor.
“Korban mengalami luka berat dan langsung di evakuasi ke rumah sakit Aisyiyah Bojonegoro,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono membenarkan akan kejadian tersebut, dan memerintahkan satu unit Mobil Pemadam Kebakaran utuk menuju ke lokasi kejadian. Dari kejadian tersebut kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 60 juta.
“Sekitar waktu 1,5 jam api berhasil dipadamkan dengan bantuan warga serta aparat kepolsian setempat,” sambung Joko. (dur)
