Sejumlah Warga Serbu SPBU Hingga dini Hari

360

kabartuban.com – Warga Tuban menyerbu sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), selang beberapa menit setelah diumumkannya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, oleh Presiden Jokowi . Senin (17/11/2014).

Dari pantauan kabartuban.com dilapangan, tampak terlihat antrian disejumlah SPBU yang ada di Tuban, seperti halnya di SPBU  Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, SPBU yang baru dibuka hari ini pun tidak luput dari antrian warga, tidak terkecuali Muji (54) warga Kingking Tuban, yang rela mengantri meski cuaca grimis,  “Antri untuk beli bensin mas, katanya mulai malam ini harganya akan naik,” Ujarnya disela-sela antri untuk membeli BBM.

Bahkan di SPBU Sleko tepatnya  jalan Pahlawan, tampak  sejumlah petugas polisi menertibkan sejumlah warga yang mengantri, agar tidak mendahului satu sama lain, serta mengatur arus lalu lintas agar lebih tertib dan tidak menimbulkan kemacetan.

Di SPBU Sleko tersebut, antrian panjang hingga mencapai 500 meter lebih, sampai mencapai taman kota, bahkan salah seorang warga yang turut mengantri sempat berteriak “wes balik mule wae, ketimbang antri sakmene dowone (red. Jawa)”.

Antrian panjang disejumlah SPBU tersebut, terjadi  selang beberapa menit setelah presiden Joko Widodo mengumumkan harga baru BBM bersubsidi Premium yang awalnya Rp. 6.500,- menjadi Rp. 8.500,- sedangkan untuk solar dari harga Rp. 5.500,- naik menjadi Rp.7.500,-  (Pul)