Setia Pada ARB, Golkar Tuban Belum Arahkan Dukungan

453
heany
Heany, Ketua DPD Partai Golkar Tuban saat tiba di gedung Golkar Tuban

kabartuban.com – Setelah dipastikan tidak bisa mengikuti pesta demokrasi pada 9 Desember 2015 nanti, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) masih belum menentukan arah suara pendukungnya di Pilkada serentak mendatang. Selain karena “hancurnya” kesepakatan politik dengan PDIP dan PKS, Golkar Tuban harus menerima kenyataan bahwa rekomendasi yang diterima dan ditanda tangani Ketua DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie dan Sekjennya, Idrus Marham, dinyatakan tidak berlaku oleh KPU.

Dihadapan sejumlah awak media, Heany selaku Ketua DPD Golkar Tuban menyatakan bahwa pihaknya tidak melihat kepengurusan lain, selain kepengurusan yang sah yang dipimpin oleh H. Abu Rizal Bakrie.

“Sebenarnya kita sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Golkar, yang ditanda tangani oleh Ketua Umum H. Abu Rizal Bakrie dan Sekjen Idrus Marham, kita sudah berusaha dan berikhtiyar,” ungkap Heany saat membeberkan sebab gagalnya keikutsertaan Golkar dalam Pilkada mendatang.

Setelah panjang lebar membeberkan sebab dan kronologi gagalnya Golkar Tuban mengusung pasangan bakal calon Hj. Aulia Hany Mustikasari, SE. MM dengan Amir Burhanuddin, SH (Hany – Amir), Heany dengan tegas menyatakan bahwa dirinya sebagai Ketua DPD Golkar Tuban mengaku mematuhi surat edaran yang menyatakan bahwa seluruh pengurus Golkar di daerah untuk tidak melihat dan mendengar siapa pun atau apa pun yang mengatasanamakan Golkar, kecuali dari kepengurusan yang sah dalam hal ini H. Abu Rizal Bakri sebagai Ketua dan Idrus Marham sebagai Sekjen.

Ditanya terkait kemana Golkar Tuban akan mengarahkan suara partai dan pendukungnya dalam Pilkada Tuban kali ini, Heany tidak bisa menjawab dengan tegas. “Kami masih belum merumuskan sikap, menanggapi surat dari DPP Partai Golkar yang baru turun pada tanggal 27 Juli 2015,” tutur Heany di kantor Golkar, (Selasa 28/7/2015)

Sementara itu, Sekretaris PG Tuban  Rudi Hartono mengatakan, Meski partai Golkar tidak memiliki calon dalam Pilkada tahun ini, pihaknya meminta semua kader dan anggota maupun simpatisan Golkar tetap menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada 2015 ini.

“Kami tetap meminta semua kader dan simpatisan Golkar tetap memilih salah satu pasangan sesuai dengan hati nurani masing-masing. Pokoknya jangan sampai Golput lah,” tegas Rudi kepada rekan media, saat dihubungi melalui ponsel.

Di lain pihak, pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati dari pasangan incumbent H. Fathul Huda dan Ir. H. Noor Nahar Husein juga menyertakan surat rekomendasi dari Partai Golkar kubu Agung Laksono. (im)