kabartuban.com – Ikan hiu tutul dengan berat sekitar lima kwintal, tersangkut jaring nelayan di kawasan pantai utara Dusun Tajung Desa Kali untu, Kecamatan Jenu, Tuban Selasa (25/9/2018).
Sejumlah nelayan mengangkut ikan hiu tutul awalnya masih hidup di pinggir pantai setelah tersangkut jaring nelayan yang mencari ikan. Lantaran badan ikan hiu cukup besar, akhirnya nelayan mendorong beramai-ramai ke bibir pantai.
“Ikannya terkena puket dogol (jaring yang biasa menangkap ikan teri) nelayan, terus diseret ke bibir pantai, kalau dilepaskan di laut, khawatir nanti menyerang perahu, jadi terpaksa dibawa ke pinggir,” ujar Nurul Arifin nelayan setempat pada kabartuban.com, Rabu (26/9/2018).
Pihaknya dan warga setempat merencanakan akan mengubur bangkai ikan tersebut karena bau yang timbul mulai menyengat.
“Rencananya kalau gak hari ini atau besu akan kita kubur bersama warga lain,” tambahnya.
Kini bangkai ikan hiu tutul menjadi tontotan warga yang berada di sekitar pantai. Bahkan anak sekolah yang berada di daerah setempat berbondong-bondong menuju ke pantai untuk melihat ikan yang diperkirakan panjangnya sekitar 3 meter ini.
“Saya tahu tadi pagi mas, dari story status WhatsApp teman, karena penasaran jadi saya mengajak teman untuk menonton ikan raksasa ini,” terang Kristin, siswa SMK Mambail Huda, Jenu. (Dur/Rul)
