kabartuban.com – Proyek pembangunan drainase yang berada di jalur Pantura Tuban, Jalan Tuban -Surabaya KM 6-7 Dusun Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Tuban, sempat mengganggu arus lalu lintas. Pasalnya, dalam pelaksanaan proyek itu ada beberapa tiang penerangan jalan umum (PJU) yang roboh di tengah jalur Pantura (10/7/2017).
Terdapat 3 (tiga) tiang yang roboh, yakni satu tiang PJU dan dua tiang Telkom. Akibat peristiwa tersebut arus lalu lintas di lokasi sempat macet hingga satu jam lebih. Bahkan petugas proyek dan anggota polisi turun dilokasi untuk mengatur arus lalu lintas dengan cara sistem buka tutup. Hingga akhirnya petugas PJU datang ke lokasi untuk mengevakuasi dan memindahkan tiang tersebut di tepi jalan.
“Robohnya tiang itu dikarenakan kabel yang berada tiang tersangkut oleh eksavator,” kata Slamet, (49) salah satu warga setempat (10/7/2017).
Slamet juga menjelaskan kejadian robohnya tiga tiang yang terjadi sekitar pukul 10.30 Wib. Yang mana saat itu, eksavator sedang mengerjakan proyek dengan membuat lubang untuk drainase. Saat bersamaa itu, tiba-tiba excavator menyangkut kabel yang berada di tiang. Hingga akhirnya, tiga tiang roboh tepat melintang di tengah jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
“Tiang itu roboh persis ditengah jalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Agung selaku pengawas proyek menepis bahwa robohnya tiga tiang itu disebabkan saat pelaksanaan proyek berlangsung. Dia mengaku bahwa robohnya tiang itu dikarenakan tanah longsor akibat terkena air hujan.
“Semalam kan hujan dan mengakibatkan tanah longsor. Sehingga tiang ini roboh,” kilah Agung dilokasi kejadian. (Dur)
